Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
7 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
7 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
6 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
8 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Sektor Perbankan Tertekan Imbas Investor Luar Negeri Lepas Aset Triliunan

Sektor Perbankan Tertekan Imbas Investor Luar Negeri Lepas Aset Triliunan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung ambruk tajam pada awal perdagangan Senin (2/2). Pada 17 menit awal setelah pembukaan, IHSG sempat anjlok 5,03 persen atau 418,75 poin ke level 7.910,85. (foto: argya d. maheswara/kumparan)
Rabu, 24 Juni 2026 15:57 WIB

JAKARTA - Sektor perbankan menjadi target utama aksi lepas aset oleh pemodal asing di pasar saham Indonesia. Pelepasan modal ini memberikan tekanan berat bagi pergerakan bursa domestik.

Kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sesi I, Rabu (24/6/2026) menjadi cerminan kepanikan tersebut, di mana indeks ditutup melemah 1,62 persen ke 6,002.

Dua Bank BUMN Dominasi Net Sell

Emiten perbankan plat merah memimpin daftar portofolio yang ditinggalkan. Aksi jual asing terbesar menghantam saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).

Nilai jual bersih pada saham BBRI mencapai Rp 172,08 miliar dengan volume 59,21 juta saham. Nasib serupa dialami PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) yang terpaksa dilepas asing sebesar Rp 55,84 miliar melalui volume 13,64 juta saham.

Keluarnya Modal Ratusan Miliar

Secara keseluruhan hingga jeda siang, nilai jual bersih asing (net foreign sell) sukses menembus Rp 976,66 miliar di seluruh pasar.

Ketertinggalan laju masuknya dana sangat terasa. Total pembelian investor asing (foreign buy) hanya tercatat Rp 1,59 triliun, sementara nilai penjualan (foreign sell) melambung hingga Rp 2,57 triliun.

Emiten Lain Turut Terseret

Selain perbankan, gelombang jual juga menghantam emiten di sektor lain. Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mencatatkan net sell Rp 155,53 miliar dengan volume 78,19 juta saham.

PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) ikut dilego sebesar Rp 71,68 miliar dengan volume 19,55 juta saham. Selanjutnya, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi sasaran dengan nilai Rp 63,31 miliar dan volume 392,10 juta saham, disusul PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) yang mencatatkan net sell Rp 53,10 miliar dengan volume 89,14 juta saham. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:kumparan.com
Kategori:Ekonomi
wwwwww