Geely Gandakan Produksi EX2 di Indonesia
![]() |
| Mobil Geely EX2. (Ist) |
Penulis: Bimo Putro Prihandoko
Penambahan kapasitas produksi hingga dua kali lipat itu dilakukan untuk mempercepat distribusi kendaraan kepada konsumen sekaligus menjaga ketersediaan unit di tengah tingginya minat pasar terhadap mobil listrik.
Langkah tersebut diambil setelah Geely EX2 mencatatkan kinerja penjualan yang terus meningkat sepanjang 2026.
Pada Mei lalu, model ini membukukan wholesales sebanyak 1.395 unit dan menjadi kendaraan listrik kompak dengan penjualan tertinggi di Indonesia.
Secara global, Geely EX2 juga mempertahankan posisinya sebagai salah satu mobil terlaris di China dengan penjualan mencapai 38.751 unit selama Mei 2026.
Sales & Channel Development Director Geely Auto Indonesia, Constantinus Herlijoso, mengatakan peningkatan produksi dilakukan untuk memangkas waktu tunggu konsumen yang sebelumnya dipengaruhi tingginya permintaan pasar.
"Total wholesales Geely EX2 di Indonesia hingga Mei telah mencapai lebih dari 4.900 unit dan terus bertambah," papar Constantinus dalam keterangan pers, Jumat (26/6).
"Untuk menjawab tingginya permintaan tersebut, kami meningkatkan kapasitas produksi, khususnya untuk warna-warna yang paling diminati, sehingga waktu tunggu konsumen kini dapat dipangkas menjadi sekitar satu bulan," lanjutnya.
Selain meningkatkan kapasitas produksi, Geely juga menghadirkan pilihan warna baru Aether Green guna menambah variasi bagi konsumen.
Hingga Mei 2026, total distribusi Geely EX2 di Indonesia telah melampaui 4.900 unit, mencerminkan pertumbuhan permintaan yang terus berlanjut sejak model tersebut dipasarkan.
Peningkatan produksi dilakukan melalui kolaborasi Geely Auto Indonesia dengan PT Handal Indonesia Motor sebagai mitra manufaktur lokal.
Penyesuaian kapasitas dilakukan secara bertahap agar pasokan kendaraan tetap terjaga dan distribusi ke berbagai wilayah Indonesia dapat berjalan lebih cepat.
Geely menilai langkah tersebut menjadi bagian dari strategi memperkuat posisi perusahaan di pasar kendaraan listrik nasional yang terus berkembang, sekaligus meningkatkan pengalaman kepemilikan melalui proses pengiriman kendaraan yang lebih singkat. ***
| Editor | : | Azhari Nasution |
| Kategori | : | Hukum, DKI Jakarta |













