Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
18 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
23 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
19 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
23 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
18 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Hukum

Jangan Asal Cas Ini Tips Merawat Baterai Kendaraan Bebas Emisi

Jangan Asal Cas Ini Tips Merawat Baterai Kendaraan Bebas Emisi
Ilustrasi
Jum'at, 26 Juni 2026 15:19 WIB

JAKARTA - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi membuat mobil listrik makin diminati sebagai solusi mobilitas hemat dan ramah lingkungan. Kendaraan ini tidak hanya memangkas biaya operasional, tetapi juga menekan emisi karbon secara signifikan.

Namun, efisiensi energi ini harus dibarengi dengan pemahaman cara merawat komponen utama kendaraan, yaitu baterai. Mengingat harga penggantian baterai mobil listrik masih sangat mahal, kebiasaan saat melakukan pengisian daya (charging) menjadi faktor penentu usia pakai baterai tersebut.

Kesalahan dalam proses charging berpotensi mempercepat degradasi dan menurunkan performa.

"Penting bagi pengguna mobil listrik untuk menerapkan pola charging yang tepat agar baterai tetap awet dan bekerja optimal dalam jangka panjang," urai keterangan di laman resmi Chery, Jumat (26/6/2026).

Laman resmi Chery membagikan lima tips charging mobil listrik yang benar agar baterai tetap sehat:

1. Gunakan Charger Resmi dan Bersertifikasi

Gunakan charger original bawaan pabrikan atau yang memiliki sertifikasi resmi. Charger berkualitas tidak jelas bisa menyebabkan arus listrik tidak stabil, membuat pengisian daya kurang optimal, dan merusak sistem kelistrikan serta komponen internal kendaraan.

2. Kurangi Pemakaian Fast Charging

Fasilitas fast charging menyalurkan daya listrik sangat besar dalam waktu singkat, sehingga memicu suhu baterai naik signifikan. Jika terlalu sering, ini mempercepat penurunan kualitas sel baterai. Untuk harian, sangat disarankan memakai metode slow charging atau AC charging di rumah.

3. Jaga Kapasitas Baterai di Rentang 20 Persen hingga 80 Persen

Mengisi daya hingga 100 persen secara rutin memberi tekanan besar pada sel baterai. Sebaliknya, kapasitas terlalu rendah juga buruk bagi performa. Idealnya, jaga kapasitas di angka 20 persen hingga 80 persen. Pengisian daya hingga 90 persen masih bisa ditoleransi, khusus saat kendaraan dipakai untuk perjalanan jarak jauh.

4. Jangan Biarkan Baterai Kosong Terlalu Lama

Membiarkan mobil listrik terparkir dengan baterai hampir habis atau mencapai 0 persen akan membuat tegangan sel anjlok ke level sangat rendah. Jika dibiarkan lama, sel baterai berpotensi rusak permanen. Segera lakukan pengisian daya jika indikator sudah rendah.

5. Tunggu Suhu Baterai Mendingin Sebelum Charging

Suhu baterai umumnya meningkat drastis setelah perjalanan jauh atau berkendara dengan kecepatan tinggi. Mengisi daya saat baterai panas membuat sistem pendingin bekerja ekstra keras, terlebih jika memakai fast charging. Beri jeda beberapa menit agar suhu baterai turun sebelum charging.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:liputan6.com
Kategori:Hukum, DKI Jakarta
wwwwww