Jangan Asal Cas Ini Tips Merawat Baterai Kendaraan Bebas Emisi
![]() |
| Ilustrasi |
JAKARTA - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi membuat mobil listrik makin diminati sebagai solusi mobilitas hemat dan ramah lingkungan. Kendaraan ini tidak hanya memangkas biaya operasional, tetapi juga menekan emisi karbon secara signifikan.
Namun, efisiensi energi ini harus dibarengi dengan pemahaman cara merawat komponen utama kendaraan, yaitu baterai. Mengingat harga penggantian baterai mobil listrik masih sangat mahal, kebiasaan saat melakukan pengisian daya (charging) menjadi faktor penentu usia pakai baterai tersebut.
Kesalahan dalam proses charging berpotensi mempercepat degradasi dan menurunkan performa.
"Penting bagi pengguna mobil listrik untuk menerapkan pola charging yang tepat agar baterai tetap awet dan bekerja optimal dalam jangka panjang," urai keterangan di laman resmi Chery, Jumat (26/6/2026).
Laman resmi Chery membagikan lima tips charging mobil listrik yang benar agar baterai tetap sehat:
1. Gunakan Charger Resmi dan Bersertifikasi
Gunakan charger original bawaan pabrikan atau yang memiliki sertifikasi resmi. Charger berkualitas tidak jelas bisa menyebabkan arus listrik tidak stabil, membuat pengisian daya kurang optimal, dan merusak sistem kelistrikan serta komponen internal kendaraan.
2. Kurangi Pemakaian Fast Charging
Fasilitas fast charging menyalurkan daya listrik sangat besar dalam waktu singkat, sehingga memicu suhu baterai naik signifikan. Jika terlalu sering, ini mempercepat penurunan kualitas sel baterai. Untuk harian, sangat disarankan memakai metode slow charging atau AC charging di rumah.
3. Jaga Kapasitas Baterai di Rentang 20 Persen hingga 80 Persen
Mengisi daya hingga 100 persen secara rutin memberi tekanan besar pada sel baterai. Sebaliknya, kapasitas terlalu rendah juga buruk bagi performa. Idealnya, jaga kapasitas di angka 20 persen hingga 80 persen. Pengisian daya hingga 90 persen masih bisa ditoleransi, khusus saat kendaraan dipakai untuk perjalanan jarak jauh.
4. Jangan Biarkan Baterai Kosong Terlalu Lama
Membiarkan mobil listrik terparkir dengan baterai hampir habis atau mencapai 0 persen akan membuat tegangan sel anjlok ke level sangat rendah. Jika dibiarkan lama, sel baterai berpotensi rusak permanen. Segera lakukan pengisian daya jika indikator sudah rendah.
5. Tunggu Suhu Baterai Mendingin Sebelum Charging
Suhu baterai umumnya meningkat drastis setelah perjalanan jauh atau berkendara dengan kecepatan tinggi. Mengisi daya saat baterai panas membuat sistem pendingin bekerja ekstra keras, terlebih jika memakai fast charging. Beri jeda beberapa menit agar suhu baterai turun sebelum charging.***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | liputan6.com |
| Kategori | : | Hukum, DKI Jakarta |













