DPRD DKI Dorong Gerakan Pilah Sampah Jadi Budaya di Seluruh Kantor Pemerintah
![]() |
| Tiga jenis tempat sampah pilah. (Ist). |
Jum'at, 17 Juli 2026 13:17 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperkuat budaya pengelolaan sampah melalui gerakan pemilahan sampah dan pengoperasian waste station di Balai Kota mendapat apresiasi dari Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Nabilah Aboebakar Alhabsyi. Namun, ia mengingatkan agar program tersebut tidak berhenti sebagai proyek percontohan semata.
Nabilah menilai, perubahan budaya pengelolaan sampah harus dimulai dari lingkungan pemerintahan sebelum diterapkan secara luas kepada masyarakat. Menurutnya, pemerintah harus menjadi contoh nyata dalam membangun kebiasaan memilah sampah.
"Pemerintah tidak bisa hanya mengajak masyarakat memilah sampah, tetapi juga harus memberi contoh melalui budaya kerja di kantor pemerintahan," kata Nabilah dalam keterangan tertulis, Jumat (17/7/2026).
Ia menegaskan, gerakan pemilahan sampah perlu diterapkan secara menyeluruh di seluruh kantor perangkat daerah di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Dengan penerapan standar yang sama, budaya memilah sampah diyakini dapat menjadi bagian dari sistem kerja birokrasi, bukan sekadar program sesaat.
"Kalau ingin mengubah perilaku masyarakat, pemerintah harus lebih dulu konsisten," ujarnya.
Selain perluasan implementasi, Nabilah juga meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menyusun mekanisme evaluasi dan pemantauan secara berkala terhadap pelaksanaan pemilahan sampah di seluruh kantor pemerintahan.
Menurutnya, keberhasilan program harus diukur menggunakan indikator yang jelas, mulai dari tingkat kepatuhan aparatur dalam memilah sampah hingga besarnya pengurangan volume sampah yang dikirim ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.
Ia menilai, evaluasi yang terukur akan menjadi dasar untuk memastikan efektivitas program sekaligus mendorong perbaikan jika ditemukan kendala dalam pelaksanaannya.
Nabilah berharap, gerakan pemilahan sampah di lingkungan Pemprov DKI dapat menjadi contoh bagi masyarakat luas sehingga terbentuk budaya baru dalam pengelolaan sampah di Jakarta.
"Pemerintah harus menjadi role model agar pilah sampah benar-benar menjadi budaya baru di Jakarta," pungkasnya. ***
| Editor | : | Senopati Ukoro |
| Kategori | : | Badminton, SEA Games, DKI Jakarta |













