Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
4 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
4 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Momentum HSP, Menpora Erick Hadiri Penghargaan Katadata Lifetime Achievement Award 2026
Kemenpora
11 jam yang lalu
Momentum HSP, Menpora Erick Hadiri Penghargaan Katadata Lifetime Achievement Award 2026
6
‎DPRD DKI Pastikan Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak Dipangkas di APBD 2027
Metropolitan
5 jam yang lalu
‎DPRD DKI Pastikan Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak Dipangkas di APBD 2027
Home  /  Berita  /  Non Olympic

PSSI Diminta Hormati Keputusan KPA Soal STY, Dali: Hindari Ketersinggungan

PSSI Diminta Hormati Keputusan KPA Soal STY, Dali: Hindari Ketersinggungan
Pelatih Kepala Persija Jakarta, Shin Tae-yong. (Ist)
Jum'at, 24 Juli 2026 17:26 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA – Mantan Anggota Komite Etik FIFA, Dali Tahir mengingatkan PSSI agar menghormati Keputusan Asosiasi Sepakbola Korea (KFA) yang telah menjatuhkan sanksi terhadap mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong yang kini menjabat sebagai Pelatih Kepala Persija Jakarta.

“Sebagai federasi, PSSI secara etika harus menghormati setiap keputusan federasi lainnya. Saling menghormati dan menghargai itu penting sehingga tidak menimbulkan gesekan antar federasi. Semua itu sudah diatur dalam statute FIFA,” kata Dali Tahir yang dihubungi Jumat (24/7/2026).

Peringatan ini disampaikan Bang Dali, panggilan karibnya, dalam upaya menghindari PSSI gesekan dengan KFA dan adanya tudungin Indonesia sebagai penampung pelatih yang bermasalah di negaranya. “PSSI harus menjaga hubungan baik dengan KFA. Kita kan tidak ingin ada tudingan Indonesia menjadi tempat penampung pelatih bermasalah, “ jelasnya.

Soal Shin Tae-yong yang telah menandatangani kontrak Persija Jakarta dengan durasi tiga tahun dan akan memulai debutnya pada kejuaraan Sepakbola Piala Presiden 2026 yang akan berlangsung di Bandung dan Surabaya pada 25 Juli 2026 hingga 6 Agustus 2026, Dali menjawab,”Terserah saja. Yang pasti, saya sudah mengingatkan jangan sampai ada ketersinggungan KFA terhadap PSSI sehingga muncul laporan ke FIFA.”  

“Semua federasi bisa melaporkan pelanggaran Etika ke SekJen FIFA yang kemudian menyiapkan sidang Komite Etika dan Disiplin. Ini tidak boleh terjadi,” tegasnya.=

Dilansir dari Viva.co.id, Shin Tae-yong  dijatuhi sanksi disiplin oleh Komite Disiplin KFA. Keputusan yang diumumkan Kamis, 23 Juli tersebut melarang STY beraktivitas di seluruh kompetisi dan kegiatan sepak bola yang berada di bawah kewenangan KFA selama 10 tahun setelah dinilai melakukan tindakan yang melanggar kode etik dan disiplin.

Menanggapi sanksi tersebut, Shin Tae-yong menyatakan tetap menghormati keputusan Komite Disiplin KFA.  Dia masih mempelajari kemungkinan untuk mengajukan banding atas keputusan tersebut. Bahkan, ia mengaku masih berkonsultasi dengan tim hukum dan sejumlah pihak terkait sebelum menentukan langkah selanjutnya. ***

wwwwww