Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
4 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
4 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Momentum HSP, Menpora Erick Hadiri Penghargaan Katadata Lifetime Achievement Award 2026
Kemenpora
11 jam yang lalu
Momentum HSP, Menpora Erick Hadiri Penghargaan Katadata Lifetime Achievement Award 2026
6
‎DPRD DKI Pastikan Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak Dipangkas di APBD 2027
Metropolitan
5 jam yang lalu
‎DPRD DKI Pastikan Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak Dipangkas di APBD 2027
Home  /  Berita  /  Olympic

Ditemukan di Halaman Klinik, Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Meninggal Dunia

Ditemukan di Halaman Klinik, Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Meninggal Dunia
Senin, 27 Juli 2026 17:24 WIB

JAKARTA - Peristiwa meninggalnya Sutrimo, penjaga rumah Febrie Adriansyah, kini dalam penanganan pihak berwajib. Korban ditemukan tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis (23/7/2026) sebelum akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring.

Proses penanganan perkara tersebut ditangani secara bersama oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan. Pernyataan resmi mengenai langkah hukum ini disampaikan oleh pihak kepolisian.

"Polda Metro Jaya menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya saudara Sutrimo. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto pada Minggu (26/7/2026).

Tim penyidik bergerak mengumpulkan berbagai bahan keterangan dari orang-orang yang mengetahui kronologi kejadian. Klarifikasi dilakukan secara bertahap kepada keluarga almarhum, sopir ambulans yang membawa korban, hingga petugas rumah sakit.

Fokus penelusuran petugas juga mengarah pada pemeriksaan rekam medis almarhum, bukti riwayat pemesanan kendaraan ambulans, serta kondisi titik awal tempat almarhum ditemukan. Semua data tersebut dikumpulkan sebagai bahan analisis penyidik.

"Penyelidikan dilakukan secara profesional, hati-hati, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk memperoleh fakta secara utuh. Karena prosesnya masih berjalan, kami belum dapat menyimpulkan penyebab kematian almarhum," urainya.

Kepolisian meminta agar publik tidak menyebarkan isu-isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya di media sosial maupun ruang publik. Keterangan lanjutan akan diberikan setelah seluruh fakta lapangan terkumpul secara sah.

"Perkembangan hasil penyelidikan akan disampaikan lebih lanjut secara proporsional setelah diperoleh fakta yang dapat dipertanggungjawabkan," tutupnya.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:idntimes.com
Kategori:Olympic, DKI Jakarta
wwwwww