Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
22 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
6 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
5 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
5 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
5 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Sepakbola

Alasan Keluarga, Kerim Palic Akhiri Kontrak dengan Madura United

Alasan Keluarga, Kerim Palic Akhiri Kontrak dengan Madura United
Gelandang Madura United FC, Kerim Palic mundur. (Ileague.id)
Rabu, 29 Juli 2026 21:34 WIB
Penulis: Azhari Nasution

BANGKALAN -- Madura United FC kehilangan satu pemain asing, Kerim Palic. Gelandang impor itu memutuskan mengundurkan diri dan mengakhiri kontrak panjang, karena alasan keluarga.

Direktur Madura United, Annisa Zhafarina menerangkan, keputusan tersebut disampaikan Kerim secara langsung kepada manajemen setibanya di Madura.

"Kerim sebenarnya masih memiliki kontrak aktif dan berkomitmen untuk melanjutkannya bersama kami. Namun, dia akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri dan mengakhiri kontraknya karena alasan keluarga," kata Annisa. 

Berbeda dari biasanya, kali ini Kerim datang ke Madura tanpa keluarga. Biasanya dia selalu membawa keluarganya ke Pulau Garam. "Rasa rindu dan kekhawatiran mendalam terhadap keluarganya, terutama anaknya yang masih kecil membuatnya tidak fokus dan memilih mundur," jelas Annisa.

Nisa mengaku berat melepas Kerim karena perannya cukup penting di tim. Namun, manajemen Madura United tetap menghormati keputusan sang pemain.

"Kami berat hati karena peran dia sangat penting, tetapi ini tentang kemanusiaan dan kami respect atas keputusannya. Dia datang secara langsung dan pamit secara baik-baik," tegas Nisa.

Dengan mundurnya Kerim, Madura United kini memiliki satu slot pemain asing tambahan. Manajemen sedang mencari penggantinya untuk memperkuat skuat Laskar Sape Kerrap jelang Super League musim 2026/27, yang dijadwalkan bergulir September mendatang. ***

wwwwww