Pengelola Koperasi Desa Siap Ditemukan di Lapangan
![]() |
| Sejumlah peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) meneriakkan yel-yel saat mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih di Brigif 1 Marinir Cilandak, Jakarta, Kamis (25/6/2026). |
JAKARTA - Sebanyak 1.021 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dilaporkan telah mulai beroperasi secara resmi hingga akhir Juli 2026. Keberadaan unit usaha ini akan segera didukung oleh tenaga manajerial baru yang merupakan lulusan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) dari Kementerian Pertahanan Jumat (31/7/2026).
Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo de Sousa Mota menyampaikan bahwa dari total target pembangunan, sebanyak 18.672 gedung koperasi telah rampung didirikan. Selain itu, terdapat 3.558 unit yang masih dalam proses konstruksi.
"Untuk Koperasi Desa Merah Putih, per hari ini yang sudah selesai dibangun itu ada 18.672 per hari ini. Kemudian yang sedang dibangun totalnya adalah 3.558. Dan yang sudah mulai operasional per hari ini sudah 1.021," bebernya usai penutupan diklat di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
Penempatan Bertahap
Para peserta yang baru saja menyelesaikan pelatihan akan langsung dikirim ke berbagai lokasi yang infrastrukturnya sudah siap menunjang kegiatan ekonomi. Sisa kapasitas pelatihan lainnya juga ditargetkan akan rampung dalam beberapa pekan ke depan.
"Jadi teman-teman yang sudah selesai dilatih ini akan segera kita deploy ke tempat-tempat yang sudah bisa operasi. Dan yang belum selesai pun sesuai dengan statistik yang ada, kurang lebih sekitar 2-3 minggu ke depan 35.000 akan selesai," ulasnya.
Guna menunjang kelancaran aktivitas ekonomi di tingkat desa, pihak Agrinas telah memulai proses pemesanan logistik bagi ribuan unit usaha. Langkah ini mencakup pengadaan barang untuk 10.000 koperasi tambahan serta unit yang telah diresmikan sebelumnya oleh kepala negara pada bulan Mei lalu.
Kesiapan Gelombang Kedua
Di sisi lain, Kementerian Pertahanan memastikan bahwa program pembinaan sumber daya manusia ini akan berlanjut ke gelombang kedua. Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan, Letnan Jenderal TNI Tri Budi Utomo, menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu hasil rapat resmi untuk menetapkan jadwal pelaksanaannya.
Meskipun demikian, pendataan peserta dalam daftar talenta atau talent pool telah dipersiapkan sejak dini. Pemerintah optimis kehadiran para manajer koperasi ini mampu mendongkrak potensi ekonomi lokal yang selama ini belum tergarap secara maksimal.
"Saya hari ini sangat menjadi optimis dan berterima kasih kepada Kementerian Pertahanan yang sudah menyiapkan manajer-manajer koperasi yang nanti kita berharap ke depan mereka akan mampu menggali kekuatan ekonomi di desa untuk mengisi ruang yang selama ini tidak dikelola atau tidak dimaksimalkan dari potensi desa," pungkas Joao. ***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | kumparan.com |
| Kategori | : | Nasional |













