Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
10 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
9 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
10 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
9 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
5 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Home  /  Berita  /  Ekonomi

IKAI Kantongi Kredit Bank Mandiri, Gencar Ekspansi dan Pertumbuhan Organik 70%

IKAI Kantongi Kredit Bank Mandiri, Gencar Ekspansi dan Pertumbuhan Organik 70%
PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk. (Foto:IKAI)
Minggu, 02 Agustus 2026 16:15 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk (IKAI) memperoleh fasilitas kredit modal kerja (working capital) dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk untuk mendukung pengembangan dan penguatan kinerja lini bisnis anak usahanya.

Dalam siaran persnya, Direktur IKAI Emirza Adi Wibowo mengatakan, fasilitas tersebut akan dimanfaatkan untuk memperbaiki dan mengembangkan usaha di seluruh anak perusahaan, sehingga mampu mendorong pertumbuhan organik yang lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

"Tujuan penggunaan dana kredit bank ini diperuntukkan untuk working capital sebagai bentuk perbaikan dan pengembangan usaha di seluruh anak usaha kami. Melalui strategi ini, target pertumbuhan perusahaan secara organik diperkirakan akan meningkat signifikan dan melebihi pendapatan tahun lalu, dengan kenaikan sekitar 70%," ujar Emirza.

Menurutnya, tambahan pendanaan tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat fundamental bisnis dan mempercepat ekspansi usaha melalui peningkatan kinerja anak perusahaan. Langkah tersebut juga telah memperoleh persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang memberikan izin kepada perseroan untuk menerbitkan jaminan perusahaan (corporate guarantee) guna mendukung kebutuhan pembiayaan anak usaha.

Chief Finance Officer IKAI Murwantoro Toroxandy mengatakan, sebagai perusahaan induk, IKAI telah melaksanakan RUPSLB untuk memperoleh persetujuan pemberian Corporate Guarantee kepada anak-anak usaha. "IKAI sebagai holding perusahaan telah resmi melaksanakan RUPSLB untuk memberikan izin dan persetujuan atas corporate guarantee perusahaan kepada para anak usaha," katanya.

Sementara itu, Corporate Secretary IKAI Winda Yohana menegaskan, seluruh proses administratif dan keterbukaan informasi telah dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku. "Langkah persetujuan jaminan korporasi ini merupakan bentuk komitmen transparan kami kepada publik dan regulator, sekaligus memastikan anak usaha memiliki fondasi finansial yang kokoh untuk mengejar target pertumbuhan 70% tersebut," ujar Winda.

Terkait tahun ini, IKAI tengah menjalankan fase rekondisi yang difokuskan pada penguatan modal kerja serta penyiapan pilar pendapatan baru melalui Integrated Land Development yang mencakup land development, land rights management, utilitas, dan energi.

Perseroan menargetkan memasuki fase optimalisasi pada 2027 untuk memaksimalkan kinerja seluruh unit usaha sebelum memasuki Fase Ekspansi yang direncanakan dimulai pada 2028. "Dengan fondasi yang sudah diperbaiki dan momentum yang terbangun, kami berkomitmen pada pertumbuhan yang nyata dan berkelanjutan melalui eksekusi disiplin, keputusan berbasis data, dan pengelolaan risiko yang terukur," tutup Emirza.

Perkuat Tata Kelola

Selain memperkuat struktur pendanaan, IKAI juga melakukan penyegaran jajaran pengawas melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang diselenggarakan pada 30 Juni 2026.

Dalam RUPST tersebut, IKAI menetapkan Tedjodiningrat Broto Asmoro sebagai Komisaris baru yang akan bergabung bersama Komisaris Utama William Daniel dan Komisaris Bernardus Djonoputro.

Komisaris Utama IKAI William Daniel mengatakan, kehadiran Tedjodiningrat diharapkan dapat memperkuat kapabilitas pengawasan perusahaan dan bersinergi dengan Bernardus Djonoputro yang memiliki pengalaman lebih dari 35 tahun di bidang perencanaan kota, pengembangan wilayah, dan pembiayaan infrastruktur.

"Beliau (Red-Bernardus) sebelumnya memimpin Otoritas Pengelola Rebana Metropolitan, salah satu koridor ekonomi dengan pertumbuhan terlaju di Indonesia yang menjadi rumah bagi lebih dari 10 juta penduduk serta mencakup kawasan industri seluas 42.000 hektar," ujar William. ***

wwwwww