Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
7 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
7 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
6 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Korporasi

Bank Jakarta dan Persija Bersinergi, Target Juara Jadi Kado 5 Abad Jakarta

Bank Jakarta dan Persija Bersinergi, Target Juara Jadi Kado 5 Abad Jakarta
Kolaborasi Bank Jakarta dan Persija. (Ist).
Minggu, 09 Agustus 2026 14:39 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Kolaborasi Bank Jakarta dan Persija Jakarta resmi dimulai di tengah persiapan Ibu Kota menyambut momentum lima abad Jakarta pada 2027. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung berharap kerja sama tersebut ikut mendorong prestasi Persija hingga meraih gelar juara sebagai kado bagi warga Jakarta.

‎Pram menyampaikan harapan itu dalam acara Bank Jakarta x Persija Collaboration Kick Off dan Launching New Website Bank Jakarta di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (9/8/2026).

‎
‎Menurut Pram, Persija memiliki posisi penting dalam membangun kebanggaan masyarakat terhadap Jakarta. Karena itu, dukungan terhadap klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut tidak hanya berkaitan dengan penyelenggaraan pertandingan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem olahraga dan pariwisata di Ibu Kota.
‎
‎"Saya juga berharap bahwa Jakarta sekarang ini kita buka ruang selebar-lebarnya menjadi tempat destinasi untuk sport tourism," kata Pram.
‎
‎Pram mengatakan, Pemprov DKI membuka ruang bagi berbagai kegiatan olahraga untuk digelar di Jakarta, termasuk pertandingan Persija. Pemerintah juga menyiapkan sejumlah aspek pendukung agar Ibu Kota semakin nyaman menjadi lokasi pertandingan, konser, maupun kegiatan berskala besar lainnya.
‎
‎Sejumlah venue seperti Jakarta International Stadium (JIS) dan Gelora Bung Karno (GBK) dinilai dapat menjadi bagian dari pengembangan Jakarta sebagai destinasi kegiatan olahraga dan hiburan.
‎
‎Bagi Pram, besarnya antusiasme suporter Persija menjadi modal sosial yang penting. Ikatan antara klub dan pendukung, menurut dia, harus terus dijaga agar dapat memperkuat posisi Persija sebagai salah satu simbol kebanggaan warga Jakarta.
‎
‎"Secara ikatan kalau ini bisa dijaga terus menerus, saya yakin ini akan menjadi modal sosial yang luar biasa," ujarnya.
‎
‎Momentum lima abad Jakarta pada 2027 menjadi salah satu alasan Pram berharap Persija mampu mencatatkan prestasi besar pada musim kompetisi mendatang.
‎
‎Harapan tersebut semakin besar setelah Persija menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih baru. Pram berharap pengalaman dan kapasitas pelatih asal Korea Selatan itu dapat membawa energi baru bagi tim sekaligus mengantarkan Persija meraih gelar juara.
‎
‎"Saya ingin merasakan juara Liga dan sekaligus adalah kado 500 tahun buat Jakarta," ucap Pram.
‎
‎Pram menegaskan, Pemprov DKI akan memberikan dukungan secara sungguh-sungguh kepada Persija. Dia bahkan tidak mempersoalkan anggapan sebagian pihak yang menilai dirinya terlalu dekat dengan klub tersebut.
‎
‎Menurutnya, dukungan kepada Persija merupakan bagian dari upaya pemerintah membangun rasa memiliki masyarakat terhadap Jakarta.
‎
‎"Karena dengan begitu saya betul-betul ingin Persija merasakan pertandingan dengan rasa aman, nyaman dan merasa mempunyai kebanggaan bahwa pertandingan untuk Jakarta adalah pertandingan untuk dirinya dan juga pertandingan untuk keluarganya," tegasnya.
‎
‎Pram menegaskan, kedekatannya dengan Persija merupakan bentuk dukungan terhadap identitas dan kebanggaan warga Ibu Kota.
‎
‎"Dan secara sungguh-sungguh ketika saya mengatakan Jakarta lebih Persija itu muncul dari hati saya," tuturnya.
‎
‎Di sisi lain, Direktur Utama Bank Jakarta, Agus Haryoto Widodo mengatakan, kolaborasi dengan Persija merupakan bagian dari upaya bank memperkuat keterhubungan dengan masyarakat Jakarta.
‎
‎Menurut Agus, perubahan Jakarta menuntut Bank Jakarta untuk ikut bertransformasi. Perusahaan terus meningkatkan kualitas layanan agar semakin modern, profesional, digital, sehat, dan kompetitif, tanpa meninggalkan kedekatannya dengan masyarakat.
‎
‎"Jakarta is changing, begitu juga dengan Bank Jakarta. Kami ingin Bank Jakarta semakin modern, profesional, digital, sehat, dan kompetitif tetapi tetap dekat dengan masyarakat," jelas Agus.
‎
‎Salah satu langkah transformasi tersebut diwujudkan melalui peluncuran situs baru BankJakarta.co.id. Pembaruan itu ditujukan untuk meningkatkan pengalaman masyarakat dalam mengakses informasi dan layanan digital Bank Jakarta.
‎
‎Namun, Agus menegaskan transformasi Bank Jakarta tidak hanya berorientasi pada teknologi. Kepercayaan masyarakat, kata dia, harus dibangun melalui kualitas layanan dan kemampuan perusahaan memenuhi kebutuhan nasabah.
‎
‎Status Bank Jakarta sebagai bagian dari Pemprov DKI, menurut Agus, tidak boleh menjadi satu-satunya alasan masyarakat menggunakan layanan perusahaan. Bank Jakarta harus mampu membangun kepercayaan melalui kinerja dan layanan yang kompetitif.
‎
‎Agus mengatakan, kemitraan dengan Persija memiliki arti strategis karena keduanya sama-sama membawa identitas Jakarta di bidang masing-masing.
‎
‎Persija memiliki basis pendukung yang besar, terutama melalui The Jakmania, serta telah menjadi salah satu simbol yang melekat dengan identitas Ibu Kota. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan Bank Jakarta membangun kolaborasi dengan klub.
‎
‎Kerja sama ini juga bertepatan dengan era baru Persija setelah kedatangan Shin Tae-yong sebagai pelatih. Bank Jakarta berharap perubahan tersebut dapat menghasilkan energi positif dan prestasi yang membanggakan bagi masyarakat Jakarta.
‎
‎Agus pun menyampaikan target yang diharapkan tidak hanya menjadi harapan Bank Jakarta, tetapi juga seluruh pendukung Persija.
‎
‎"Untuk coach team, ada satu target yang mungkin tidak tertulis di kontrak dengan Persija. Tapi saya yakin seluruh The Jakmania di sini punya target yang sama, Persija mesti juara," tegas Agus.
‎
‎Menurut Agus, gelar juara akan memiliki makna lebih besar jika diraih ketika Jakarta memasuki momentum lima abad pada 2027.
‎
‎"Apalagi Jakarta sedang menuju momentum bersejarah lima abad Jakarta. Kalau Persija bisa mempersembahkan gelar pada momentum itu, that would be a perfect gift for Jakarta," pungkasnya. ***

Editor:Senopati Ukoro
Kategori:Non Olympic, Korporasi, DKI Jakarta
wwwwww