Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
16 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
11 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
15 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
12 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
15 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Badminton

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini
Ilustrasi. (Ist).
Jum'at, 14 Agustus 2026 05:21 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Cuaca di wilayah Jabodetabek pada Jumat (14/8/2026) diprakirakan didominasi kondisi cerah hingga berawan. Sejumlah wilayah berpotensi mengalami udara kabur, terutama pada pagi hari.

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sejumlah wilayah DKI Jakarta diprediksi cerah dan berawan dengan suhu sekitar 25-33 derajat Celsius. Jakarta Timur, misalnya, diprakirakan cerah hingga berawan dengan suhu mencapai 33 derajat Celsius.

‎
‎Di wilayah penyangga, kondisi serupa berpotensi terjadi di Bogor, Depok, Bekasi, dan Tangerang. Prakiraan BMKG menunjukkan cuaca cenderung cerah, cerah berawan, atau berawan, dengan potensi udara kabur di sejumlah wilayah.
‎
‎Kondisi cuaca tersebut sejalan dengan prospek BMKG untuk periode 11-17 Agustus 2026 yang menunjukkan kecenderungan semakin kering. BMKG menyebut fenomena El Nino kuat dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif menjadi faktor yang berkontribusi terhadap berkurangnya suplai hujan di Indonesia.
‎
‎Masyarakat Jabodetabek yang beraktivitas di luar ruangan diimbau tetap menjaga kondisi tubuh dan memperhatikan pembaruan prakiraan cuaca BMKG karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu. ***

Editor:Senopati Ukoro
Kategori:Badminton
wwwwww