PMI DKI Apresiasi Pengiriman 132 Dai ke Pelosok Nusantara
![]() |
| Acara pelepasan 132 dai di Gedung Dewan Da’wah, Jakarta Pusat. (Ist). |
Sabtu, 15 Agustus 2026 16:00 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta mengapresiasi pengiriman 132 dai terpilih 2026 ke berbagai pelosok Indonesia.
PMI menilai, misi dakwah tersebut memiliki keterkaitan dengan tugas kemanusiaan karena sama-sama berorientasi pada pengabdian dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Apresiasi itu disampaikan Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi PMI Provinsi DKI Jakarta, Nurhasanuddin, saat menghadiri acara pelepasan 132 dai di Gedung Dewan Da’wah, Jakarta Pusat, Sabtu (15/8/2026).
Nurhasanuddin menilai, pengabdian yang dilakukan dengan keikhlasan dan ketulusan untuk kemajuan bangsa merupakan hal yang mulia. Menurutnya, nilai tersebut juga sejalan dengan misi PMI dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat.
"Mudah-mudahan kegiatan ini terus memberikan banyak manfaat. Dai-dai yang berjuang dan berdakwah di pelosok-pelosok pedalaman Nusantara dapat membawa nilai-nilai keagamaan dan nilai-nilai kemanusiaan," kata Nurhasanuddin dalam keterangan tertulis.
Ia berharap, pengabdian para dai tidak hanya berdampak pada penguatan nilai keagamaan di daerah tujuan, tetapi juga dapat mendorong lahirnya kader-kader yang memiliki kepedulian terhadap sesama.
“Ke depan muncul kader-kader Islam yang memiliki jiwa keislaman dan kemanusiaan,” ujarnya.
Nurhasanuddin juga menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para dai yang akan menjalankan tugas di berbagai wilayah Indonesia. Ia berharap seluruh rangkaian pengabdian tersebut berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat di pelosok.
“Sekali lagi selamat, semoga Allah subhanahu wa ta’ala memberikan kemudahan dan kelancaran atas segala niat baik dari Dewan Dakwah mengirim para dai ke pedalaman, pelosok-pelosok di Nusantara ini,” tuturnya.
Sebanyak 132 dai tersebut dilepas untuk menjalankan misi dakwah dan pengabdian di berbagai wilayah Indonesia menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Program dakwah pedalaman yang dijalankan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) merupakan program yang telah dirintis Mohammad Natsir sejak awal berdirinya DDII pada 1967.
Program tersebut kemudian menjadi bagian dari perjalanan panjang pendampingan masyarakat, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan akses pendidikan, kesehatan, dan layanan dasar.
Selama 55 tahun, ribuan dai telah dikirim ke berbagai daerah. Hingga kini, lebih dari 10 ribu dai disebut telah menjalankan pengabdian kepada masyarakat di berbagai pelosok Indonesia.
Ketua Umum Dewan Dakwah, Dr. Adian Husaini menegaskan, perjuangan dakwah pedalaman yang dirintis Mohammad Natsir harus terus dilanjutkan oleh generasi berikutnya.
Adian menilai, dakwah tidak hanya sebatas menyampaikan nilai-nilai keagamaan, tetapi juga harus diwujudkan melalui kepedulian, pelayanan, dan pendampingan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pelaksanaan program tersebut selama ini didukung kaderisasi dai, kelembagaan yang berkelanjutan, serta dukungan masyarakat dan donatur melalui LAZNAS Dewan Dakwah. ***
| Editor | : | Senopati Ukoro |
| Kategori | : | Badminton, DKI Jakarta |













