Gempa NTT Telan 53 Korban Jiwa, Iran Siap Kirim Bantuan Kemanusiaan
![]() |
| Presiden Iran Masoud Pezeshkian. (Dok. handout by Khamenei.ir/via AFP) |
JAKARTA - Tawaran bantuan internasional datang untuk penanganan korban gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Presiden Iran, Masoud Pezeshkian mengirimkan pesan langsung kepada Presiden Indonesia, Prabowo Subianto berisi kesiapan negaranya menyalurkan bantuan kemanusiaan dan medis bagi warga terdampak.
Pesan diplomatik tersebut dikirimkan, Minggu (16/8/2026), sehari setelah guncangan melanda wilayah timur Indonesia, Sabtu (15/8/2026). Pemimpin Iran itu menyampaikan simpati khusus kepada keluarga korban yang kehilangan tempat tinggal maupun nyawa.
"Saya menyampaikan belasungkawa dan simpati yang mendalam kepada Yang Mulia, pemerintah, dan rakyat Indonesia yang bersahabat, terutama kepada keluarga yang berduka dan masyarakat yang terdampak," ucapnya.
Ia turut mendoakan pemulihan segera bagi kawasan bencana. "Dalam situasi sulit ini, kami siap memberikan bantuan kemanusiaan dan medis. Saya memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar memberikan rahmat dan ampunan kepada para korban, kesembuhan segera bagi mereka yang terluka, serta kesabaran dan ketabahan bagi para penyintas," tuturnya.
Tawaran bantuan ini sejalan dengan rilis data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait jumlah korban jiwa yang menyentuh angka 53 orang.
Sebaran korban meninggal dunia meliputi 25 orang di Manggarai, 20 orang di Manggarai Timur, empat orang di Sikka, dua orang di Ende, serta masing-masing satu orang di Manggarai Barat dan Nagekeo. Catatan BNPB juga menunjukkan 105 korban gempa masih dirawat di fasilitas kesehatan terdekat.***













