Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
10 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
9 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
10 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
9 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
10 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
Home  /  Berita  /  Basket

Blokade Laut Berlaku Penuh, Trump Pastikan Tak Ada Perundingan dengan Iran

Blokade Laut Berlaku Penuh, Trump Pastikan Tak Ada Perundingan dengan Iran
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.
Rabu, 19 Agustus 2026 12:33 WIB

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menegaskan bahwa pembicaraan antara negaranya dan Iran saat ini sedang terhenti total. Ia memastikan tidak ada jadwal perundingan apa pun untuk menyelesaikan konflik kedua negara tersebut.

Pernyataan ini disampaikannya melalui akun media sosial Truth Social pada Rabu (19/8/2026). Trump menyatakan bahwa blokade maritim terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran masih terus dijalankan secara ketat.

"Tidak ada perundingan atau pembicaraan yang sedang berlangsung, atau dijadwalkan, dengan Republik Islam Iran," tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa Selat Hormuz saat ini dalam kondisi terbuka untuk jalur pelayaran. Namun, wilayah tersebut beroperasi di bawah pengawasan ketat dan izin dari militer.

"Blokade laut tetap berlaku penuh. Selat Hormuz terbuka dan beroperasi," paparnya.

Menurut Trump, jalur perairan tersebut sudah aman setelah seluruh ranjau laut dibersihkan atau diledakkan. Ia juga mengunggah sebuah gambar peta yang menampilkan Selat Hormuz, jalur strategis antara Iran dan Oman, dengan tulisan yang menyebutnya sebagai wilayah baru Amerika Serikat.

"Maksud saya, kita mengendalikannya. Kita mengendalikannya dengan memblokade, tapi saya menyukai gagasan untuk mendeklarasikannya sebagai wilayah," pungkasnya.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:inews.id
Kategori:Basket
wwwwww