Menanti Terang PLTS di Kepulauan Riau, Ambisi Transisi Energi 100 GWp Dimulai
![]() |
| Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia. |
Untuk merealisasikan lompatan besar ini, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memutar strategi pendanaan. Ia secara terbuka mengundang perusahaan pembangkit listrik swasta atau Independent Power Producer (IPP) untuk bersaing memperebutkan tujuh proyek PLTS strategis.
Peringatan Halus untuk Investor
Di balik tawaran manis tersebut, Bahlil menyimpan kartu truf bernama Danantara. Lembaga ini disiapkan sebagai jaring pengaman apabila swasta enggan berinvestasi atau justru menawarkan harga jual listrik yang terlampau tinggi.
"Kalau harganya kompetitif kita kasih IPP. Kalau tidak kompetitif dan tidak ada yang mau maka kita akan ambil alih untuk dikerjakan oleh pemerintah lewat Danantara," terangnya saat peluncuran Program PLTS 100 GWp, Selasa (25/8/2026).
Bahlil menyampaikan, mekanisme pelelangan kepada IPP ini merupakan arahan langsung dari kepala negara guna memastikan biaya pembangunan tetap efisien, efektif, dan menghasilkan tarif listrik yang terjangkau bagi masyarakat.
"Tim yang akan melakukan tender nantinya sesuai dengan arah Pak Presiden. Kami laporkan bahwa ini yang pertama adalah kita dorong IPP," cetusnya.
Sebaran Proyek Tahap Pertama
Tidak sekadar wacana di atas kertas, eksekusi program raksasa ini langsung dikebut. Pada hari yang sama, pemerintah melangsungkan peletakan batu pertama untuk 14 lokasi PLTS yang menelan kapasitas total 5,3 GWp. Titik penyebarannya mencakup Provinsi Jawa Barat, Jawa Timur, Kepulauan Bangka Belitung, dan Kepulauan Riau.
Khusus untuk pusat pariwisata Indonesia, pemerintah memberikan alokasi khusus. "Dan untuk di hari yang kita laksanakan ini adalah kita groundbreaking 5,3 gigawatt dan untuk di Bali adalah 1.000 megawatt plus baterai," imbuhnya.
Adapun tujuh lokasi PLTS yang segera masuk ke meja tender swasta meliputi:
- PLTS Terapung Jatiluhur (1.688 MWp)
- PLTS Terapung Cirata (1.250 MWp)
- PLTS Terapung Jatigede (636 MWp)
- PLTS Madura (605 MWp)
- PLTS Gilimanuk (300 MWp)
- PLTS Buleleng (118 MWp)
- PLTS Purwakarta di lahan Bank Tanah (69 MWp)
| Editor | : | Hermanto Ansam |
| Sumber | : | detik.com |
| Kategori | : | Nasional |













