Bang Dailami: LAKB Satukan Betawi Bangun Jakarta dan Rawat Kearifan Lokal
![]() |
| Senator DPD RI, Dailami Firdaus bersama Ketua LAKB, Fauzi Bowo; Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung; dan tokoh Betawi. (Ist) |
Sabtu, 29 Agustus 2026 07:04 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Senator DPD RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) DKI Jakarta, Dailami Firdaus atau akrab disapa Bang Dai merasa bersyukur dengan dilakukannya pengukuhan kepengurusan Lembaga Adat Kebudayaan Betawi (LAKB) oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung di Balai Kota DKI Jakarta. Dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Adat LAKB, Fauzi Bowo.
Dailami mengatakan, kehadiran LAKB menjadi momentum penting dalam memperkuat kelembagaan masyarakat Betawi sekaligus menyatukan berbagai organisasi dan elemen kebetawian di Jakarta.
Ia berharap, LAKB dapat menjadi wadah bersama yang mampu mengakomodasi seluruh kepentingan masyarakat dan organisasi Betawi.
"Semoga setelah ada LAKB ini, sebagaimana Pak Fauzi Bowo katakan, menjadi one stop service untuk urusan-urusan Betawi. Lembaga inilah yang berhubungan langsung dengan Pak Gubernur," kata Dailami, Jumat (28/8/2026).
Anggota Dewan Adat Lembaga Adat dan Kebudayaan Betawi LAKB ini menjelaskan, sinergisitas antara LAKB dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjadi modal penting untuk mendorong kemajuan masyarakat Betawi ke depan.
"Pak Gubernur sudah memang bersinergi dengan lembaga ini. Suatu hal yang menjadikan Betawi ini tambah kuat, semakin maju ke depannya," terangnya.
Ia optimistis keberadaan LAKB dapat memperkuat persatuan masyarakat Betawi. Bahkan, persatuan tersebut bukan lagi sebatas harapan, melainkan sudah terlihat dari keterlibatan berbagai unsur dalam kepengurusan LAKB dan berbagai komunitas Betawi hadir saat pengukuhan.
"Semua elemen ada. Kalau satu dua orang nggak datang, alasan-alasannya bukan alasan dia tidak mau datang, tapi mungkin ada kegiatan lain," ungkapnya.
Dailami menambahkan, sejumlah unsur yang selama ini bergerak dalam berbagai organisasi dan komunitas Betawi kini dapat berada dalam satu wadah kelembagaan.
"Dari mulai tadi disebutkan kan ada pengurusan, ada Bamus Betawi, Bamus Suku Betawi 1982 ada FBR, Forkabi, Forkokabi, dan lainnya. Semua ada, semua jadi satu," bebernya.
Menurutnya, kekuatan LAKB juga terletak pada sikap terbuka dan kemampuan para tokohnya dalam merangkul seluruh elemen masyarakat Betawi.
"Pak Gubernur dan Pak Fauzi ini orang yang ikhlas dan merangkul semua," ucapnya.
Dailami menyampaikan apresiasi terhadap pengukuhan Fauzi Bowo sebagai Ketua Dewan Adat LAKB. Ia menilai, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut merupakan figur yang tepat untuk memimpin lembaga adat tersebut.
"Saya sangat bergembira hari ini bisa dikukuhkan, dan Pak Fauzi ini figur yang sangat tepat. Beliau memang seorang yang senior dan pernah jadi gubernur," ungkapnya.
Dailami menyampaikan, masyarakat Betawi membutuhkan figur senior yang memiliki pengalaman serta mampu menjadi pengayom bagi seluruh elemen.
"Memang kita perlu figur-figur seperti Bang Foke ini. Semoga Betawi ke depan semakin maju. Kaum Betawi bisa menjadi tuan rumah, semakin sejahtera, dan berkiprah dalam banyak hal," bebernya.
Ia meyakini, di bawah komando Fauzi Bowo, LAKB akan memberikan banyak kotribusi terhadap pembangunan Jakarta, termasuk dalam upaya melestarikan seni budaya Betawi.
"Jakarta akan berusia lima abad tahun depan dan menjadi Kota Global yang bisa terus menjaga kearifan lokalnya," pungkasnya. ***
| Editor | : | Senopati Ukoro |
| Kategori | : | Badminton, Nusantara, DKI Jakarta |













