Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
8 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
9 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
8 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
9 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Cetak Calon Grand Master Lewat JAPFA Chess Festival 2026

Cetak Calon Grand Master Lewat JAPFA Chess Festival 2026
Acara pembukaan JAPFA Chess Festival 2026. (Ist)
Selasa, 01 September 2026 22:17 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA – PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk terus menggandeng Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) menjalankan komitmen membangun prestasi catur Indonesia dengan menggealr Turnamen Catur bertajuk JAPFA Chess Festival 2026.

Turnamen edisi ke-16 ini resmi dimulai di Wisma Serbaguna Senayan, Jakarta, Selasa (1/9/2026). Tidak tanggung-tanggung total hadiah yang diperbutkan sekitar Rp300 juta dengan menghadirkan 14 kategori pertandingan yang diikuti 520 pecatur dari 23 provinsi serta lima negara.

Turnamen ini menyajikan laga Duel Match Internasional yang mempertemukan para pecatur muda andalan Indonesia melawan pilar tangguh mancanegara.

Di sektor putra, International Master (IM) Satria Duta Cahaya bakal menjajal ketangguhan pecatur Vietnam, IM Cuong Duy Dao. Sementara di bagian putri, Woman International Master (WIM) Laisa Latifah ditantang Woman Grandmaster (WGM) Xenya Balabayeva asal Kazakhstan.

Ketua Panitia Pelaksana JAPFA Chess Festival 2026, Henry Hendratno, menegaskan bahwa kategori Duel Match menjadi panggung pembuktian bagi pecatur muda Tanah Air meski berhadapan dengan lawan yang memiliki FIDE rating lebih tinggi.

“Pemenang Duel Match ini akan mendapatkan hadiah 1.300 US Dollar atau sekitar 22 juta rupiah. Yang kalah pun dapat hadiah 850 Dolar AS. Tapi kita berasumsi pecatur Indonesia mampu menghadapi lawan-lawannya di ajang ini biarpun rating-nya terpaut sekitar 100-an,” ujar Henry.

Selain pertarungan gengsi di nomor utama, ajang ini diisi kompetisi ketat di berbagai kelompok umur, mulai dari kategori Junior Putra-Putri, Terbuka, Wanita, Veteran usia 55 tahun ke atas, hingga kategori Beregu antarperusahaan dan instansi.

GoNews.co Duel Meet Internasional. (Ist)
Duel Meet Internasional. (Ist)

Direktur Corporate Affairs PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, Rachmat Indrajaya, menekankan pentingnya jam terbang kejuaraan untuk mengasah mental bertanding para atlet.

“Tentunya selain pembinaan terhadap atlet-atlet, juga kami supaya atlet-atlet itu juga punya ruang untuk bertanding, tentunya kita harus bikin turnamen-turnamen. Nah contohnya sekarang JAPFA Chess Festival, ini yang ke-16 kali,” kata Rachmat.

Rachmat juga membeberkan bahwa pembinaan akar rumput terus dilakukan, salah satunya lewat program JAPFA for Kidsuntuk mencetak generasi baru di dunia catur.

“Harapan kami tentunya semakin antusias lah masyarakat Indonesia terutama dari anak-anak yang muda-mudanya dari SD lebih baik. Kita bina mereka dari SD agar supaya ke depannya bisa kita menemukan Utut Adianto Utut Adianto yang next next berikutnya lah,” ungkap Rachmat.

Kejuaraan ini sekaligus menjadi batu loncatan penting bagi para pecatur nasional sebelum melangkah ke ajang berskala global. Wakil Ketua Umum PB PERCASI, Achmad Ramadhan, menyebut kejuaraan seperti JAPFA Chess Festival menjadi sarana pemanasan yang krusial bagi para atlet.

“Harapannya bahwa kita mencetak jago-jago baru ke depannya. Dalam waktu dekat ini ya, di tanggal 14 September ada Olimpiade Catur di negara Uzbekistan. Doa kita semua, harapan kita semua, pemain kita bisa tentunya meraih kemenangan sesuai target,” ujar Ramadhan.***

wwwwww