Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
14 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
9 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
10 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
13 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Ini Catatan Menarik Kemenangan Arema FC di Laga Perdana

Ini Catatan Menarik Kemenangan Arema FC di Laga Perdana
Pelatih Arema FC, Marcos Santos. (Ileague.id)
Senin, 07 September 2026 23:14 WIB
Penulis: Azhari Nasution

MALANG - Arema FC menunjukkan efektivitas luar biasa saat menaklukkan Isenmulang Kalteng FC dengan skor 4-0 pada laga perdana Super League 2026/2027. Atas perolehan tiga poin tersebut, menempatkan Arema FC di posisi puncak klasemen sementara.

Salah satu catatan menarik dari kemenangan tersebut karena keberhasilan memaksimalkan situasi bola mati. Dimana tiga dari empat gol Arema FC lahir melalui skema set piece.

Diego Landis membuka kontribusi dari situasi sepak pojok melalui sundulan. Gol ketiga yang dicetak Marcos Vinicius juga berawal dari skema bola mati, sementara Mauro Zijlstra menutup pesta gol Arema setelah memanfaatkan kemelut dari sepak pojok.

Sehingga keberhasilan Arema FC dalam memanfaatkan bola mati mengingatkan pada sejumlah tim Eropa yang dikenal memiliki variasi set piece, termasuk Arsenal.

“Mengenai bola mati, semua tim di dunia saat ini sepak bolanya sangat mirip. Jika memiliki variasi set piece yang berbeda, itu akan sangat membantu. Seperti yang anda katakan tentang Arsenal, kami tidak baru memulai ini sekarang,” ujar pelatih Arema FC, Marcos Santos.

Dia menjelaskan bahwa Arema FC secara rutin berlatih menghadapi berbagai situasi pertandingan. Persiapan dilakukan dengan mempertimbangkan karakter pemain yang dimiliki serta kemungkinan pendekatan yang akan digunakan lawan.

“Musim lalu kami menciptakan banyak peluang namun mungkin tidak berbuah gol. Kami melatih berbagai situasi di setiap sesi latihan, memikirkan lawan, pemain tinggi, pemain kecil, umpan pendek atau jauh. Pekerjaan ini sudah dimulai sejak musim lalu dan kami senang hari ini membuahkan hasil,” imbuhnya.

Selain efektivitas bola mati, laga perdana di BRI Super League 2026/27 juga menjadi panggung positif bagi dua pemain baru, Mauro Zijlstra dan Marcos Vinicius langsung mencetak gol.

Bagi Marcos Santos, gol perdana memiliki arti penting bagi pemain yang baru bergabung karena dapat meningkatkan kepercayaan diri. Mauro Zijlstra bahkan mencetak gol hanya beberapa menit setelah masuk sebagai pemain pengganti.

“Ini menunjukkan bahwa kami tepat dalam memilih pemain untuk musim ini. Namun, kami harus tetap rendah hati, ini baru pertandingan pertama,” kata Marcos Santos.

“Mengenai bola mati, Mauro sangat berpengalaman di Persija (sebelumnya) dan tim nasional. Penting bagi dia untuk mencetak gol demi kepercayaan dirinya dan tim. Dia belum 100 persen secara fisik, tapi kontribusinya sangat membantu,” pungkasnya.

Kemenangan atas Isenmulang FC menunjukkan salah satu senjata yang bisa diandalkan Arema FC musim ini. Namun, dia mengingatkan bahwa kompetisi baru saja dimulai dan setiap pertandingan akan menghadirkan tantangan yang berbeda.

Kini tim mengalihkan fokus persiapan untuk menjalani laga tandang pada pekan kedua Super League 2026/2027 melawan PSM Makassar, Minggu (13/9/2026) mendatang. ***

wwwwww