Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini
2
‎Sampah Jakarta Berkurang 500 Ton per Hari, DKI-Bekasi Perkuat Kerja Sama Bantargebang
Metropolitan
10 jam yang lalu
‎Sampah Jakarta Berkurang 500 Ton per Hari, DKI-Bekasi Perkuat Kerja Sama Bantargebang
3
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
MPR RI
8 jam yang lalu
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
4
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
Nasional
7 jam yang lalu
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
5
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
Sepakbola
7 jam yang lalu
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
6
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
Sepakbola
7 jam yang lalu
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Persebaya Gagal Pertahankan Keunggulan, Bernando Tavares; Sedikit Frustasi

Persebaya Gagal Pertahankan Keunggulan, Bernando Tavares; Sedikit Frustasi
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernando Tavares saat memberikan instruksi. (Ileague.id)
Senin, 07 September 2026 22:55 WIB
Penulis: Azhari Nasution

SURABAYA - Sejumlah evaluasi telah dilakukan Persebaya Surabaya setelah menjalani pekan pertama Super League 2026/2027. Menjaga keunggulan sekaligus memiliki keberanian untuk terus mencari gol tambahan menjadi salah satu aspek yang perlu diperbaiki Bernardo Tavares untuk menghadapi laga selanjutnya.

Seperti diketahui, pada laga perdananya, Persebaya gagal mempertahankan keunggulan saat menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC. Setelah sempat unggul melalui Yann Mabella, Bajul Ijo akhirnya harus puas mengakhiri pertandingan dengan skor 1-1.

Sepanjang laga tandang itu berlangsung, tim memiliki peluang untuk menambah gol setelah unggul lebih dahulu. Namun, kesempatan tersebut tidak mampu dimanfaatkan sebelum akhirnya Bhayangkara FC menyamakan kedudukan.

“Di sisi lain, kami ingin menang tapi sayangnya tidak bisa. Kami sedikit frustasi karena ketika kami sudah unggul duluan, kami harusnya bisa menjaga clean sheet. Kami perlu meningkatkan aspek ini," ujar pelatih asal Portugal itu.

"Ada situasi di mana kami bisa mencetak gol kedua, tapi terkadang kami menyerah terlalu dini. Sepakbola kali ini menunjukkan bahwa kami harus terus berjuang untuk mencari gol kedua sebelum lawan menyamakan kedudukan,” imbuhnya.

Apalagi gol penyeimbang Bhayangkara FC dicetak Allano pada babak kedua. Pemain tersebut masuk dari bangku cadangan dan mampu memberikan dampak bagi permainan tuan rumah.

Mantan pelatih PSM Makassar itu pun memberikan perhatian terhadap peran mantan pemain Persija Jakarta. Walaupun dia menegaskan tidak ingin terlalu jauh memberikan penilaian terhadap pemain-pemain lawan.

“Saya lebih fokus pada tim saya dan pemain saya sendiri. Menurut saya kurang adil jika saya mengomentari performa individu pemain lawan," kata Bernardo Tavares.

"Saya hanya bicara soal Allano karena bisa lihat dia membuat perbedaan, bukan hanya dari golnya, tapi bagaimana dia bermain di belakang lini tengah kami, bermain di ruang kosong, dia menciptakan banyak situasi,” sambungnya.

Menurutnya, kemampuan Bhayangkara FC untuk menyimpan pemain dengan kualitas seperti Allano Lima di bangku cadangan menunjukkan kedalaman skuad yang dimiliki lawannya.

“Padahal dia punya statistik bagus musim lalu, itu artinya mereka punya kedalaman skuad yang baik,” pungkas pelatih berlisensi UEFA Pro itu.

Kini dengan perolehan satu poin menempatkan Persebaya di posisi ke-11 klasemen sementara BRI Super League 2026/27. Meskipun perjalanan kompetisi masih panjang, setiap kesalahan akan menjadi bahan pembelajaran bagi tim.

Selanjutnya tim berjuluk Bajul Ijo itu akan menjalani laga pekan kedua dengan menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/9/2026) malam. ***

wwwwww