Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
4 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
4 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
3 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
4 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  SEA Games

DPRD DKI Usul Semua Pelajar Bisa Naik Transjakarta Gratis

DPRD DKI Usul Semua Pelajar Bisa Naik Transjakarta Gratis
Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh.
Selasa, 08 September 2026 16:46 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- DPRD DKI Jakarta mendorong agar pelajar di Jakarta masuk dalam kategori penerima Kartu Layanan Gratis (KLG) Transjakarta. Kebijakan tersebut dinilai dapat memperluas akses transportasi umum sekaligus membiasakan pelajar menggunakan angkutan publik.

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh mengatakan, saat ini terdapat 15 golongan masyarakat yang masuk dalam kategori penerima layanan gratis Transjakarta. Namun, pelajar secara umum belum masuk dalam kategori tersebut.

‎
‎"Kami merekomendasikan untuk bagaimana dimasukkan pelajar ini dalam kategori KLG, Kartu Layanan Gratis," kata Nova di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (8/9/2026).
‎
‎Menurut Nova, usulan tersebut penting karena sejumlah sekolah di Jakarta berada di sekitar jalur dan halte Transjakarta. Kondisi itu membuat transportasi umum berpotensi menjadi pilihan utama pelajar untuk berangkat maupun pulang sekolah.
‎
‎Ia mencontohkan kawasan Tebet yang memiliki sejumlah sekolah tingkat SMP hingga SMA yang berada di sekitar rute Transjakarta.
‎
‎"Beberapa SMP walaupun SMA itu kan bisa dilewati jalur Transjakarta juga. Nah, itu kan ada halte Transjakarta, kenapa tidak pelajarnya diberikan KLG?" ujarnya.
‎
‎Nova menilai, pemberian akses gratis kepada pelajar dapat memaksimalkan pemanfaatan jaringan transportasi umum yang telah tersedia di Jakarta. Dengan jaringan rute dan halte yang menjangkau berbagai wilayah, pelajar dinilai memiliki alternatif transportasi yang lebih mudah untuk menuju sekolah.
‎
‎Ia menyatakan, kebijakan tersebut dapat mendorong perubahan kebiasaan pelajar agar lebih terbiasa menggunakan kendaraan umum dibandingkan kendaraan pribadi.
‎
‎"Berarti membiasakan pelajar menaiki kendaraan umum, itu yang kita dorong. Bagaimana pelajar juga menggunakan kendaraan umum kita, yang artinya sudah ada rute-rute yang sudah mumpuni," ucap Nova.
‎
‎Nova menegaskan, usulan tersebut tidak hanya ditujukan bagi pelajar yang sudah menerima bantuan pendidikan seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) maupun Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Ia membuka kemungkinan agar fasilitas gratis diberikan kepada pelajar secara umum.
‎
‎"KJP atau KJMU, ataupun misalnya pelajar saja. Semua pelajar pun bisa," imbuhnya.
‎
‎Nova menjelaskan, pemberian akses gratis kepada pelajar secara umum perlu dikaji agar tidak terjadi pembatasan berdasarkan status penerima bantuan. Kebijakan tersebut juga dapat menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI memperluas penggunaan transportasi publik.
‎
‎Nova bahkan menyoroti manfaat kebijakan tersebut bagi orang tua yang mengantar anak ke sekolah. Menurutnya, jika pelajar mendapatkan KLG dan orang tua masuk dalam salah satu dari 15 golongan penerima layanan gratis, biaya perjalanan menuju sekolah dapat ditekan.
‎
‎"Ketika orang tuanya misalnya dia punya KLG, dia antar anaknya gratis. Itu yang kita harus pikirkan ke depannya. Jadi sama-sama bisa gratis," tuturnya.
‎
‎Ia mencontohkan keberadaan halte Transjakarta di sekitar sekolah sebagai faktor yang dapat mendukung penerapan kebijakan tersebut. Dengan halte yang tersedia di dekat sekolah, akses pelajar terhadap transportasi umum dinilai semakin mudah.
‎
‎"Kalau misalnya pelajar Jakarta nanti sudah mumpuni untuk di seluruh rute yang ada di Jakarta dan sudah ada haltenya," kata Nova.
‎
‎Nova menambahkan, usulan tersebut selanjutnya perlu dikaji oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta bersama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), terutama terkait mekanisme dan kategori penerima layanan gratis.
‎
‎"Dan nanti mungkin dikaji sama Dishub, sama dari Transjakarta. Tapi itu saya rasa sangat penting sekali. Itu terobosan, saya rasa," pungkasnya. ***

Editor:Senopati Ukoro
Kategori:Badminton, SEA Games, DKI Jakarta
wwwwww