Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
7 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
7 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
6 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
7 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Johnny Jansen Beberkan Soal Adaptasi Pemain Baru Bali United FC

Johnny Jansen Beberkan Soal Adaptasi Pemain Baru Bali United FC
Pelatih Bali United FC, Johnny Jansen. (ILeague.id)
Rabu, 09 September 2026 18:32 WIB
Penulis: Azhari Nasution

GIANYAR - Bali United FC mengawali Super League 2026/2027 dengan kemenangan. Hasil yang menempatkan tim berjuluk Serdadu Tridatu saat ini di posisi ke-4 klasemen sementara dengan perolehan tiga poin, sama dengan poin milik Arema FC, Persib Bandung, Madura United FC, Persija Jakarta dan Dewa United Banten FC.

Namun, pelatih Bali United, Johnny Jansen menilai perjalanan musim ini masih panjang dan sejumlah pemain baru masih membutuhkan waktu untuk benar-benar beradaptasi.

Baginya, adaptasi bukan hanya soal mengenal rekan setim atau sistem permainan. Pemain baru juga harus memahami karakter kompetisi Indonesia, termasuk perbedaan cuaca dan tuntutan perjalanan antarkota.

“Liga di Belanda dan Indonesia memiliki perbedaan, terutama dari sisi cuaca. Dia sudah terbiasa berada di sini selama dua bulan, tetapi kondisi saat ini tetap memberikan pengaruh," kata mantan pelatih PEC Zwolle itu.

Untuk itu, dia juga mengingatkan pemainnya untuk tetap fokus ketika pertandingan memasuki fase krusial. "Ketika tim lawan memiliki momentum di akhir pertandingan, kami harus langsung switch on dan tetap fokus. Jangan sampai fisikalitas lawan membuat kami kehilangan konsentrasi dan kecolongan,” imbuhnya.

Bali United sebenarnya sudah memberikan waktu yang cukup panjang bagi pemain baru untuk beradaptasi. Selama sekitar delapan pekan pramusim, mereka mendapatkan berbagai program untuk mengenal sepakbola Indonesia.

Menurut pelatih asal Belanda itu, pengalaman pertandingan menjadi bagian penting dari proses tersebut. Pemain baru perlu merasakan langsung perbedaan lawan dan atmosfer kompetisi Indonesia.

“Kami sudah melakukan banyak hal selama pramusim. Kurang lebih delapan minggu menjadi waktu yang cukup panjang untuk membantu pemain baru memahami bagaimana rasanya bermain di Indonesia," ujar Johnny Jansen.

"Namun, mereka masih belum sepenuhnya siap karena kami harus menjalani pertandingan tandang. Kami akan pergi ke Yogyakarta dan bermain di sana. Itu akan sangat bagus bagi pemain baru untuk memahami dan terus berkembang,” sambungnya.

Kini adaptasi juga berkaitan dengan rutinitas selama BRI Super League 2026/27 berlangsung. Bali United akan menghadapi banyak perjalanan dan penerbangan antarkota sepanjang musim.

“Ini akan menjadi musim yang sulit karena kami harus banyak melakukan perjalanan dan penerbangan. Namun, kami akan terus menjaga dan membantu pemain baru agar mereka bisa berkembang dan beradaptasi dengan baik," tutur pelatih berusia 51 tahun.

"Semoga mereka bisa cepat beradaptasi dengan Indonesia dan tim di kompetisi ini,” pungkasnya. ***

wwwwww