Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
14 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
14 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
14 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
14 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
15 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
24 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  e-Sports

Titik Koordinat Kapal 5 Jurnalis Terdeteksi Sebelum Hilang Kontak

Titik Koordinat Kapal 5 Jurnalis Terdeteksi Sebelum Hilang Kontak
Personel Basarnas Banten menunjukkan peta posisi terakhir kapal yang hilang kontak di Posko SAR Nasional, Pandeglang, Banten, Selasa (8/9/2026). (foto: antara)
Rabu, 09 September 2026 11:38 WIB

JAKARTA - Kantor SAR Banten mengerahkan armada laut gabungan untuk melacak delapan penumpang kapal cepat yang hilang kontak di sekitar perairan Selat Sunda. Rombongan yang menaiki kapal milik warga sipil tersebut bertugas mendokumentasikan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Rekam Jejak Komunikasi

Perjalanan dimulai dari Dermaga Pagedongan, Carita Senin (7/9/2026) pukul 14.00 WIB. Kantor SAR Banten mencatat korban membagikan lokasi terakhir melalui gawai kepada rekan di Lampung pukul 14.42 WIB.

Fase hilang kontak tercatat secara resmi pukul 15.04 WIB dengan posisi duga berada di titik koordinat 6°14'40.52''S 105°40'49.48''T. Namun, pemandu wisata di dalam kapal sempat mendistribusikan foto wujud Anak Krakatau sekitar empat jam usai bertolak dari daratan Banten.

"Masih ada dengan guide-nya," ungkap pemilik kapal, Sandi Wiasa, Rabu (9/9/2026). Sandi memperkirakan kapal mengambil jarak lebih dari tiga kilometer dari kawah saat gambar tersebut direkam.

Fasilitas Keamanan Kapal

Merespons insiden ini, Sandi menegaskan armadanya memenuhi regulasi kelaikan berlayar. Cuaca perairan diklaim stabil, dan kapasitas maksimal delapan penumpang dipatuhi.

"Masih layak. Kapal layak untuk jalan," katanya. Ia memastikan kelengkapan administratif dan instrumen keselamatan tersedia di dalam lambung kapal. "Untuk kelengkapan, untuk perizinan kita ada, surat-surat kapal kita ada, terus life jacket ada," tambahnya.

Sandi mengaku mendapat kabar insiden ini dari jajaran Polsek Carita. Meski membawa perangkat GPS portabel, ia tidak bisa memastikan alat tersebut memancarkan sinyal posisi terkini kapal.

Upaya Pencarian Gabungan

Tim SAR terus memperluas penyisiran maritim setelah target belum ditemukan di area Pulau Krakatau dan Pulau Panjang hingga Senin sore pukul 18.15 WIB. Kepala Kantor SAR Banten, Al Amrad menginstruksikan perluasan rute pencarian Rabu (9/9/2026) pagi.

"Untuk rencana besok tetap nanti kita memperluas area pencarian karena hari ini kita mempelajari rute dari Carita sampai dengan Anak Gunung Krakatau," paparnya.

Manuver pencarian mendapat dukungan penuh dari Polairud Polda Banten, didukung KN SAR Tatuka dan RIB Banten. Operasi ini menargetkan penyelamatan lima jurnalis yakni M Bagus Khoirunnas (Antara), Ari Basuki (Merdeka), Yudhis (iNews), Daus (Anadolu), Donal (pekerja lepas), bersama kapten, satu ABK, dan satu orang pemandu.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:detik.com
Kategori:Olympic, e-Sports, DKI Jakarta
wwwwww