Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
15 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
10 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
14 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
11 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
14 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Badminton

Jakarta Hadapi Kekeringan dan El Nino hingga Akhir September, Pram Minta Warga Tak Khawatir

Jakarta Hadapi Kekeringan dan El Nino hingga Akhir September, Pram Minta Warga Tak Khawatir
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Rabu, 09 September 2026 12:13 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah Ibu Kota selama musim kemarau masih dapat diatasi.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyebut, ketersediaan air masih mencukupi sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.

‎
‎Pram mengakui, terdapat sejumlah wilayah Jakarta yang mengalami kekeringan. Namun, kondisi tersebut dinilai belum terlalu signifikan dan masih dapat ditangani oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta.
‎
‎"Kalau kekeringan di Jakarta, alhamdulillah, walaupun ada, bisa teratasi dengan baik karena airnya masih cukup untuk itu," kata Pram di Taman Ismail Marzuki, Selasa (8/9/2026).
‎
‎Menurut Pram, Pemprov DKI terus melakukan antisipasi terhadap dampak musim kemarau yang diperkirakan masih berlangsung hingga akhir September. Selain kekeringan, pemerintah juga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang cenderung meningkat saat kondisi cuaca kering.
‎
‎Pram mengatakan, telah menginstruksikan seluruh jajaran Pemprov DKI untuk bersiaga menghadapi potensi kebakaran selama periode tersebut.
‎
‎"Karena memang ini diperkirakan masih berlangsung sampai dengan akhir September El Nino-nya yang seperti ini. Jadi kita semua harus bersiap-siap dan untuk itu mudah-mudahan antisipasi kita semua dapat kita lakukan dengan baik," ujarnya.
‎
‎Kewaspadaan tersebut bukan tanpa alasan. Berdasarkan laporan BPBD DKI Jakarta, sebanyak 457 kejadian kebakaran tercatat sepanjang Juli hingga Agustus 2026.
‎
‎Dari jumlah tersebut, 240 kejadian kebakaran terjadi selama Agustus 2026. Angka itu lebih tinggi dibandingkan dengan jumlah kejadian pada Juli yang mencapai 217 kasus.
‎
‎BPBD mencatat dugaan penyebab kebakaran paling dominan berasal dari korsleting listrik. Selain itu, kebakaran juga dipicu pembakaran sampah dan puntung rokok yang dibuang sembarangan.
‎
‎Pemprov DKI pun mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau, terutama terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Langkah pencegahan dinilai penting seiring dengan kondisi kemarau yang masih berlangsung hingga akhir September.
‎
‎Di sisi lain, Pram memastikan persoalan ketersediaan air akibat kekeringan masih dalam kondisi terkendali. Pemprov DKI bersama BPBD akan terus melakukan antisipasi agar dampak musim kemarau dan El Nino tidak mengganggu kebutuhan masyarakat di Ibu Kota. ***

Editor:Senopati Ukoro
Kategori:Badminton, DKI Jakarta
wwwwww