Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
7 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
6 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
6 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
5 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Dubes RI Nurmala Berharap Atlet Indonesia Menunjukkan Kemampuan Terbaik

Dubes RI Nurmala Berharap Atlet Indonesia Menunjukkan Kemampuan Terbaik
Dubes RI untuk Jepang Nurmala Kartini Pandjaitan Sjahrir,saat menyambut Kontingen Indonesia. (NOC Indonesia)
Jum'at, 18 September 2026 19:55 WIB
Penulis: Azhari Nasution

NAGOYA - Kontingen Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mendapat sambutan dari Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang, Nurmala Kartini Pandjaitan Sjahrir, dalam sebuah acara penyambutan yang digelar di Nagoya, Jepang, Jumat (18/9/2026).

Acara tersebut menjadi momentum untuk mempertemukan para atlet, ofisial, Chef de Mission (CdM), Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), serta perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo di Jepang menjelang dimulainya pertandingan Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Dalam sambutannya, Dubes Nurmala Kartini menyampaikan bahwa perjalanan para atlet menuju Asian Games bukanlah proses yang mudah. Di balik keikutsertaan mereka terdapat latihan panjang, disiplin, pengorbanan, serta berbagai tantangan yang harus dilewati.

“Perjalanan menuju Asian Games ini tidaklah mudah. Ada suatu latihan panjang, ada disiplin, ada pengorbanan dan tantangan. Tapi ada berbuah prestasi yang terbaik yang bisa kita dapatkan,” ujar Nurmala Kartini.

Ia berharap para atlet dapat menjalani pertandingan dengan semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta menunjukkan kemampuan terbaiknya di tengah berbagai kondisi yang dihadapi selama berada di Nagoya.

“Para atlet bisa bertanding, menjaga semangat, menjunjung tinggi sportivitas dan menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan segala kelebihan dan kekurangan yang ada serta fasilitas yang bisa diberikan sebuah kota seperti Nagoya,” katanya.

Sementara itu, CdM Tim Indonesia, Todotua Pasaribu, mengatakan pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat tekad bersama seluruh unsur yang mendukung perjuangan Indonesia di Asian Games.

“Bagi kita, ini adalah berbicara gengsi negara, nama baik negara, sehingga pertarungan ini adalah bagaimana kita bisa memberikan yang terbaik bagi Merah Putih,” ujar Todotua.

Todotua menyebut perjuangan Kontingen Tim Indonesia merupakan kerja bersama yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari KBRI, tim pendukung, KOI hingga Kemenpora. Dukungan tersebut dibutuhkan agar seluruh atlet dan ofisial dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.

“Semoga keinginan dari Presiden, dan seluruh masyarakat Indonesia, kita yang berada di sini harapan besar, tidak hanya atlet dan ofisial. Tentunya semua yang ada di sini bisa men-support sehingga para atlet kita bisa memberikan yang terbaik bagi Merah Putih,” tutur Todotua.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua KOI Ismail Ning menyampaikan apresiasi kepada KBRI Tokyo atas dukungan yang diberikan kepada Kontingen Tim Indonesia selama berada di Jepang.

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga kenyamanan atlet selama pelaksanaan Asian Games, terutama di tengah berbagai tantangan akomodasi yang dihadapi sejumlah kontingen.

“Memang betul akomodasi kurang nyaman. Ini akan berpengaruh dengan atlet-atlet yang lain. Jadi kita fokus, tim CdM sudah luar biasa. Kita kawal kenyamanan para atlet,” ujar Ismail.

Ismail berharap seluruh dukungan yang diberikan berbagai pihak dapat membantu para atlet berkonsentrasi menghadapi pertandingan dan berjuang mengibarkan Merah Putih di Aichi-Nagoya.

Acara penyambutan ini sekaligus menjadi momentum kebersamaan Kontingen Tim Indonesia bersama perwakilan pemerintah dan KBRI Tokyo Jepang menjelang dimulainya pertandingan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026. ***

wwwwww