Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
9 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
8 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
9 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
8 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
9 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
Home  /  Berita  /  Korporasi

Intrusi Air Laut Ganggu IPA Hutan Kota, PAM JAYA Siapkan 72 Tangki Air Gratis

Intrusi Air Laut Ganggu IPA Hutan Kota, PAM JAYA Siapkan 72 Tangki Air Gratis
Konferensi pers Peningkatan Pelayanan Pelanggan PAM JAYA. (Ist).
Jum'at, 18 September 2026 13:35 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Intrusi air laut akibat penurunan debit Kali Angke mengganggu kondisi air baku di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Hutan Kota. PAM JAYA pun menghentikan sementara operasi instalasi tersebut dan menyiapkan bantuan air bersih bagi pelanggan yang terdampak.

Direktur Teknik PAM JAYA, Akhmad Santika mengatakan, penurunan muka air Kali Angke menyebabkan air laut masuk ke aliran sungai dan memengaruhi kualitas air baku yang digunakan IPA Hutan Kota. Kondisi tersebut terjadi dalam kurun satu hingga dua pekan terakhir.

‎
‎Kondisi itu terlihat dari meningkatnya kandungan Total Dissolved Solids (TDS) dalam air baku. Akhmad menyebut kadar TDS sempat mencapai 10.000 ppm, jauh di atas batas TDS air bersih berkualitas sebesar 300 ppm berdasarkan Permenkes Nomor 2 Tahun 2023.
‎
‎"Karena dalam kurun 1-2 minggu ke belakang, kandungan Total Dissolved Solids (TDS) naik mencapai 10.000 ppm, sementara berdasarkan Permenkes Nomor 2 Tahun 2023, batas TDS air bersih berkualitas sebesar 300 ppm, sehingga kami minta JUP untuk stop operasi," kata Akhmad dalam keterangan tertulis, Jumat (18/9/2026).
‎
‎IPA Hutan Kota dikelola PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP) dengan sumber air baku dari Kali Angke. PAM JAYA kemudian berperan sebagai offtaker yang membeli air hasil pengolahan untuk disalurkan kepada pelanggan. Atas pertimbangan kualitas air baku, PAM JAYA meminta JUP menghentikan operasi sejak 15 September 2026.
‎
‎Untuk menjaga pasokan air, PAM JAYA melakukan realokasi suplai dari instalasi dan sumber air lainnya. Penyesuaian pola operasi tersebut dilakukan untuk menjaga keseimbangan sistem distribusi sekaligus mengoptimalkan kapasitas air baku yang tersedia.
‎
‎Namun, realokasi pasokan berdampak pada penyesuaian layanan air sementara di sejumlah wilayah. PAM JAYA menyebut proses realokasi berlangsung maksimal 2x24 jam terhitung sejak 18 September 2026.
‎
‎Selain melakukan realokasi suplai, PAM JAYA menyiapkan 72 mobil tangki air gratis untuk memenuhi kebutuhan air bersih pelanggan di wilayah terdampak. Bantuan tersebut disediakan untuk 10 kelurahan, yakni Kapuk Muara, Kamal Muara, Cengkareng Barat, Cengkareng Timur, Rawa Buaya, Kalideres, Pegadungan, Tegal Alur, Duri Kosambi, dan Kamal. Bagi warga membutuhkan dapat menghubungi 1500223.
 
‎PAM JAYA juga memberikan kompensasi kepada pelanggan reguler kelas 2A1 atau Rumah Tangga Sangat Sederhana dan 2A2 atau Rumah Tangga Sederhana yang berada di wilayah terdampak. Kompensasi ditetapkan sebesar 10 persen dari nilai tagihan dengan batas minimum Rp10.000 dan maksimum Rp50.000.
‎
‎Total kompensasi yang disiapkan mencapai Rp555 juta untuk 44.872 pelanggan di 10 kelurahan. Kompensasi diberikan dalam bentuk potongan tagihan dan diperhitungkan secara otomatis pada tagihan bulan berikutnya.
‎
‎Di sisi lain, PAM JAYA memastikan ketersediaan suplai air secara keseluruhan tetap terkelola. Sebagian besar pasokan air baku Jakarta saat ini bersumber dari Waduk Jatiluhur. PAM JAYA juga terus memantau kondisi distribusi melalui Integrated Command Centre secara real time.
‎
‎"Kita bisa lihat secara real time berapa jumlah air yang kami distribusikan air ke seluruh DKI Jakarta. Jadi Insyaa Allah ya teman-teman semua, kondisi yang lain Insya Allah aman," tutur Akhmad.
‎
‎PAM JAYA juga berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam upaya rekayasa cuaca untuk mendukung peningkatan ketersediaan air baku. Penyesuaian pola operasi dan distribusi akan terus dilakukan berdasarkan perkembangan kondisi di lapangan. ***

Editor:Senopati Ukoro
Kategori:Badminton, Korporasi, DKI Jakarta
wwwwww