Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
4 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
4 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
5 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
6
Momentum HSP, Menpora Erick Hadiri Penghargaan Katadata Lifetime Achievement Award 2026
Kemenpora
11 jam yang lalu
Momentum HSP, Menpora Erick Hadiri Penghargaan Katadata Lifetime Achievement Award 2026
Home  /  Berita  /  Basket

Apresiasi Peran Indonesia di Gaza, Trump: Kita Akan Selesaikan Konflik Ini dengan Cepat

Apresiasi Peran Indonesia di Gaza, Trump: Kita Akan Selesaikan Konflik Ini dengan Cepat
Presiden AS Donald Trump saat menyampaikan pidatonya pada Sidang Umum ke-81 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, AS, Selasa (22/9/2026) waktu setempat. (Foto: EPA)
Kamis, 24 September 2026 10:25 WIB
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump melontarkan pernyataan tajam yang menyedot perhatian para pemimpin dunia pada Sidang Umum ke-81 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York. Di tengah konflik bersenjata yang memakan waktu hampir tujuh bulan, ia secara terbuka memberikan dua pilihan bagi Republik Islam Iran, yakni bersedia merajut kesepakatan damai atau menghadapi kehancuran total.

Ketegangan di ruang sidang makin terasa lantaran delegasi dari Teheran turut hadir di lokasi yang sama. Trump membeberkan bahwa Washington saat ini berada pada titik krusial untuk mengambil keputusan final terkait eskalasi militer tersebut.

"Saya harus membuat keputusan besar. Akankah kesepakatan dibuat dengan Iran yang memungkinkan mereka membangun kembali dan menciptakan negara yang jauh lebih hebat, atau haruskah saya memusnahkan Republik Islam dan melakukannya dengan cepat?" ancamnya dari podium utama, Selasa (22/9/2026).

Menyela ketegangan narasi perang, kepala negara Paman Sam itu menyempatkan diri memberikan apresiasi kepada sejumlah negara mitra. Ia secara khusus menyebut nama Indonesia dalam daftar negara yang berkomitmen menerjunkan pasukan pengamanan ke Jalur Gaza di bawah komando Dewan Perdamaian (BoP).

"Saya juga ingin berterima kasih kepada pihak-pihak yang telah berkomitmen mengerahkan pasukan, termasuk Indonesia, Maroko, Albania, Kosovo, Kazakhstan, Mesir, Yordania, dan yang lain," paparnya.

Pemerintah di Jakarta sebelumnya telah merancang pengiriman hingga 8.000 personel kemanusiaan. Pelaksanaan pengerahan ribuan anggota satuan tugas tersebut terpaksa tertunda akibat eskalasi militer langsung yang meletus antara Washington dan Teheran.

Merespons desas-desus mengenai menipisnya cadangan logistik militer Amerika Serikat, Trump dengan tegas membantah laporan internal Pentagon. Ia memastikan pabrik amunisi domestik sedang berproduksi pada tingkat paling maksimal sepanjang sejarah, seraya menyebut pihak yang menyebarkan isu kekurangan logistik tersebut sebagai pengkhianat.

Meski bersikap keras, ia memperkirakan transisi konflik menuju jalur diplomasi akan terjadi selepas Pemilu Paruh Waktu Amerika Serikat. "Amerika Serikat dan Iran pasti akan menyelesaikannya. Kita akan menyelesaikannya, dengan cara apa pun," tegasnya.

Dinamika geopolitik wilayah Barat tak luput dari sorotan dalam sidang tersebut. Pidato Trump bahkan memicu aksi keluar ruangan dari delegasi Kuba usai dirinya menyatakan tidak akan membiarkan musuh asing mengancam dari wilayah terdekat. Di sisi lain, sikap kooperatif Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, justru mendapat sanjungan. Kesepakatan energi dengan Caracas dinilai berhasil meredam lonjakan harga bahan bakar minyak di Amerika Serikat yang sempat menyentuh angka 4,46 dolar AS per galon akibat imbas perang.

Sebagai informasi penutup di hadapan delegasi global, Trump mengumumkan telah mengunci kesepakatan strategis dengan Greenland dan Denmark. Kesepakatan tersebut membuka akses militer yang lebih luas bagi angkatan bersenjata Amerika Serikat di pulau itu guna memperkuat sistem keamanan benua Amerika dan Eropa. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:inilah.com
Kategori:Basket
wwwwww