Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
7 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
8 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
7 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
8 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Menangkan Pertarungan Ketat, Rahmat Raih Emas dan Catat Rekor Dunia

Menangkan Pertarungan Ketat, Rahmat Raih Emas dan Catat Rekor Dunia
Rahmat Erwin Abdullah sumbang emas kedua bagi Kontingen Indonesia dan catat rekor dunia kelas 75kg di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (NOC Indonesia)
Sabtu, 26 September 2026 19:09 WIB
Penulis: Azhari Nasution

NAGOYA - Lifter angkat besi andalan Indonesia, Rahmat Erwin Abdullah telah membuktikan kemampuan dalam pertarungan ketat di kelas 75kg putra cabang olahraga Angkat Besi Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Tampil di Nagoya City Trade and Industry Centre, Jepang, Sabtu (26/2026), Rahmat sukses menyumbangkan medali emas bagi Kontingen Indonesia setelah mengumpulkan total angkatan 366kg (Snatch 160kg dan Clean and Jerk 206kg).

Tidak hanya itu saja, Rahmat juga mencatat rekor dunia baru untuk angkatan Cleand and Jerk, dan total angkatan di kelas 75kg yang baru dipertandingkan. Sedangkan rekor dunia Angkatan Snatch dipegang Chong Song Ri dari Korea Utara. 

Saingannya, Weeraphon Wichuma dari Thailand yang merupakan peraih medali perak Olimpiade Paris 2024 harus puas dengan medali perak. Anak asuhan pelatih angkat besi asal Indonesia Lukman ini mencatat total angkatan 365kg (Snatch 160kg dan Clean and Jerk 205kg). Selisih 1 poin dari total angkatan Rahmat yang merupakan peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020.

Medali perunggu kelas 75kg putra ini direbut lifter Korea Utara, Chong Song Ri dengan total angkatan 357kg (Snatch 162kg dan Clean and Jerk 195kg). Chong Song Ri sempat unggul pada angkatan Snatch namun tertinggal pada angkatan Cleand and Jerk.

Dari data angkatan tersebut, jelas terlihat terbukti apa yang diungkapkan mantan Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PP PABSI, Hadi Wihardja. Rahmat mengeluarkan kartu trufnya yang unggul dalam angkatan Clean and Jerk dari Weeraphon Wichuma.

Dengan hasil ini, Rahmat, tercatat sebagai penyumbang medali emas kedua bagi Kontingen Indonesia setelah Tim Bulutangkis Beregu Putra Indonesia yang mengalahkan China dengan skor 3-2 dalam pertandingan final.

Bagi putra tunggal mantan lifter nasional Erwin Abdullah ini merupakan emas keduanya pada ajang multi event empat tahunan negara Asia. Sebelumnya, dia merebut emas saat tampil di kelas 73kg putra pada Asian Games Hangzhou 2022 yang digelar tahun 2023. ***

wwwwww