Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
11 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
4 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
4 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
5 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
6
Momentum HSP, Menpora Erick Hadiri Penghargaan Katadata Lifetime Achievement Award 2026
Kemenpora
11 jam yang lalu
Momentum HSP, Menpora Erick Hadiri Penghargaan Katadata Lifetime Achievement Award 2026
Home  /  Berita  /  PON

Ombudsman Temukan 10 Kamar Ber-AC di Lapas Cibinong, Kemenimipas Bertindak

Ombudsman Temukan 10 Kamar Ber-AC di Lapas Cibinong, Kemenimipas Bertindak
Lapas Cibinong (foto: freepik)
Sabtu, 26 September 2026 15:07 WIB

JAKARTA - Deretan ruangan dengan fasilitas lengkap layaknya sebuah apartemen ditemukan tersembunyi di area belakang Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Temuan mengejutkan dari Ombudsman ini memaksa Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) mengambil langkah drastis dengan mencopot sementara lima petinggi lapas tersebut.

Fasilitas eksklusif yang jumlahnya mencapai lebih dari 10 kamar itu sengaja dibangun terpisah dari blok hunian warga binaan reguler. Hal ini memicu pertanyaan besar mengenai tata kelola dan pengawasan di dalam institusi pemasyarakatan.

Gaya Hidup di Balik Tembok Penjara

Keberadaan bangunan yang sering disebut sebagai rumah singgah ini terungkap ketika Ombudsman melakukan inspeksi mendadak pada Rabu (23/9/2026). Tim pengawas berhasil mengakses area belakang lapas dan menemukan sejumlah orang, yang diduga warga binaan, sedang berada di lokasi tersebut.

Anggota Ombudsman RI, Fikri Yasin menyoroti spesifikasi ruangan yang terbilang sangat tidak wajar untuk ukuran sel tahanan. Fasilitas pendingin udara (AC) terpasang di sejumlah ruangan, berdampingan dengan ruang tamu, kamar tidur, dapur, kulkas, televisi, hingga alat memasak.

"Bagus, bagus sekali. Standar apartemen. Artinya walaupun kecil-kecil, kelengkapannya semua ada. Kelengkapan alat rumah tangga semua ada," urai Anggota Ombudsman RI, Fikri Yasin saat memberikan penjelasan di Cibinong.

Kemenimipas Ambil Langkah Tegas

Merespons temuan tersebut, Kemenimipas tidak menunggu lama untuk melakukan penertiban birokrasi. Lewat konferensi pers pada Sabtu (26/9/2026), instansi ini mengumumkan penonaktifan Kalapas, KPLP, Kasi Binadik, Kasi Keamanan dan Ketertiban, serta Kepala Urusan Umum Lapas Cibinong.

Inspektur Jenderal Kemenimipas, Rudi Setiawan menyatakan kelima pejabat itu ditarik dari jabatannya agar proses pemeriksaan berjalan independen dan transparan.

"Kami menonaktifkan lima pejabat struktural yang diduga bertanggung jawab terkait peristiwa yang ditemukan oleh Ombudsman," ungkap Inspektur Jenderal Kemenimipas, Rudi Setiawan.

Rudi juga memastikan bahwa jajarannya akan mengusut rekam jejak fasilitas tersebut. "Akan kami lakukan pemeriksaan, bagaimana peristiwa atau kondisi yang terjadi sampai ditemukan dan sampai hari ini," jelasnya. Saat ini, identitas penghuni bilik-bilik mewah tersebut masih didalami secara intensif oleh pihak berwenang. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:okezone.com
Kategori:PON
wwwwww