Polda Sulteng Periksa 75 Pekerja China Pascabentrok di Area Konstruksi Askon
![]() |
| Ilustrasi. Pekerja melintas di kawasan Morowali. |
JAKARTA - Ratusan personel gabungan kini mengambil alih pengamanan wilayah Kabupaten Morowali pascaterjadinya insiden fisik antara warga sipil dan puluhan tenaga kerja asing. Para pekerja asal China yang tercatat bernaung di bawah PT Astima Konstruksi (Askon) tersebut langsung dibawa keluar daerah untuk menghindari benturan susulan.
Sedikitnya 75 warga negara asing telah dievakuasi menggunakan pengawalan menuju Markas Polda Sulawesi Tengah pada Minggu (4/10/2026). Tindakan aparat kepolisian ini diklaim sebagai langkah preventif perlindungan sekaligus dimulainya penegakan hukum.
"Iya benar, kita telah mengevakuasi 75 warga asing serta membawa mereka ke Mako Polda Sulteng untuk dilakukan pemeriksaan," beber Kapolres Morowali, AKBP Reza Khomeini.
Empat Orang Jalani Perawatan
Peristiwa ketegangan komunal tersebut menyebabkan jatuhnya korban cedera di lapangan. Pendataan yang dilakukan kepolisian hingga akhir pekan lalu menunjukkan ada warga lokal serta tenaga asing yang membutuhkan penanganan medis segera.
"Berdasarkan data korban sementara sampai dengan Sabtu (3/10/2026), terdapat tiga orang WNI dan satu orang asing mengalami luka-luka," rincinya.
Pihak berwajib memastikan seluruh prosedur hukum berjalan objektif. Upaya pemeriksaan terhadap orang-orang yang berada di lokasi kejadian telah digulirkan untuk menyusun kronologi secara utuh.
Antisipasi Gangguan Susulan
Pengamanan berlapis di sekitar kawasan proyek masih berlangsung ketat guna meredam potensi konflik lanjutan yang merugikan aktivitas masyarakat. Di saat bersamaan, koordinasi lintas sektoral dilangsungkan bersama pihak Imigrasi guna memeriksa status perizinan para pekerja tersebut.
"Polres Morowali akan menangani kejadian ini sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Mari bersama-sama menjaga situasi keamanan tetap kondusif," pungkasnya. ***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | cnnindonesia.com |
| Kategori | : | Umum |













