Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
7 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
8 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
5
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
7 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
6
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
DKI Jakarta
8 jam yang lalu
Rizky Ridho Tegaskan Tekad Tak Mau Kalah di Balik Kemenangan Persija
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Revitalisasi Pasar Sunter Podomoro, MMT: Bentuk Kepedulian Pasar Jaya ke Pedagang

Revitalisasi Pasar Sunter Podomoro, MMT: Bentuk Kepedulian Pasar Jaya ke Pedagang
Perumda Pasar Jaya segera revitalisasi Pasar Sunter Podomoro untuk tingkatkan kenyamanan. (Ist)
Rabu, 07 Oktober 2026 12:45 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Rencana revitalisasi Pasar Sunter Podomoro, Jakarta Utara mendapat dukungan dari Ketua Umum Mahasiswa Muda Transparansi (MMT), Abid yang menilai revitalisasi penting untuk menghadirkan lingkungan pasar yang lebih aman, nyaman, dan tertata, mengingat bangunan pasar tersebut telah berdiri sejak 1992 atau lebih dari tiga dekade.

Menurutnya, revitalisasi perlu dilaksanakan dengan tetap memperhatikan keberlangsungan usaha dan kepentingan para pedagang. Langkah Perumda Pasar Jaya memberikan kemudahan dalam proses pembayaran kewajiban pedagang merupakan bagian penting agar penataan dapat berjalan secara konstruktif.

 
"Revitalisasi pasar memang dibutuhkan karena menyangkut keamanan, kenyamanan, dan keberlangsungan aktivitas perdagangan. Pasar Jaya sangat memperhatikan kepentingan pedagang," kata Abid, Rabu (7/10/2026).
 
Abid menjelaskan, komunikasi antara Perumda Pasar Jaya dan pedagang melalui sosialisasi bersama pedagang Pasar Sunter Podomoro pada Sabtu (3/10/2026) merupakan langkah tepat. 
 
"Pertemuan ini menjadi bagian dari persiapan revitalisasi sekaligus upaya menyerap aspirasi pedagang," ujarnya.
 
Ia menyampaikan, berdasarkan audiensi tersebut, terdapat sejumlah kesepakatan yang menjadi perhatian bersama. Salah satunya terkait kemudahan pembayaran utang Biaya Pengelola Pasar (BPP) dan perpanjangan hak pemakaian pasar. 
 
"Pedagang dapat mengajukan surat permohonan keringanan untuk mencicil kewajiban kepada manajemen Perumda Pasar Jaya," ungkapnya.
 
Abid menuturkan, Perumda Pasar Jaya sudah berkoordinasi dengan Wali Kota
Jakarta Utara untuk menata pedagang kaki lima di sekitar Pasar Sunter Podomoro. 
 
"Para pedagang direncanakan ditempatkan di tempat usaha di dalam Pasar Sunter Podomoro sebagai bagian dari upaya menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertib dan teratur," bebernya.
 
Abid memaparkan, penataan tersebut perlu dilakukan secara terintegrasi agar keberadaan pedagang kaki lima tidak hanya dipandang sebagai persoalan ketertiban, tetapi juga dapat menjadi bagian dari ekosistem perdagangan di kawasan Pasar Sunter Podomoro.
 
"Penataan harus memberikan ruang bagi aktivitas ekonomi masyarakat. Kalau pedagang dapat ditempatkan secara baik dan kawasan pasar menjadi lebih tertib, manfaatnya bukan hanya dirasakan pedagang, tetapi juga masyarakat yang datang berbelanja," bebernya.
 
Abid menyebut, terkait harga sewa untuk perpanjangan hak pemakaian pedagang selama 20 tahun ke depan, Perumda Pasar Jaya sudah menyatakan besaran tersebut telah disesuaikan dengan perhitungan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) dan regulasi yang berlaku.
 
Transparansi mengenai dasar perhitungan harga sewa menjadi hal penting dalam proses revitalisasi. Melalui adanya informasi yang terbuka, pedagang dapat memahami dasar kebijakan dan mempertimbangkan keberlanjutan usaha mereka.
 
"Terpenting adalah seluruh proses disampaikan secara transparan dan komunikatif kepada pedagang. Sehingga, revitalisasi tidak hanya menghasilkan bangunan yang lebih baik, tetapi juga menciptakan kepastian dan rasa aman bagi pedagang dalam menjalankan usahanya," tegasnya.
 
Abid berharap, revitalisasi Pasar Sunter Podomoro dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat pasar rakyat di Jakarta. Pembaruan bangunan, penataan pedagang, peningkatan kenyamanan, serta pengelolaan kawasan secara lebih tertib dinilai dapat meningkatkan daya tarik pasar bagi masyarakat.
 
"Pasar rakyat harus tetap menjadi bagian penting dari perkembangan Jakarta. Revitalisasi diharapkan mampu menciptakan pasar yang lebih representatif, aman, nyaman, dan tetap memberikan ruang bagi pedagang untuk berkembang. Pasar yang representatif juga menjadi bagian penting wajah Jakarta dalam menyongsong Jakarta kota global," pungkasnya. ***

wwwwww