Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
7 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
7 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
6 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Sepakbola

Arema Imbang Lawan Bhayangkara, Marvos Santos Tak Mau Cari Kambing Hitam

Arema Imbang Lawan Bhayangkara, Marvos Santos Tak Mau Cari Kambing Hitam
Laga Arema FC melawan Bhayangkara yang berakhir imbang 2-2. (Ileague.id)
Minggu, 11 Oktober 2026 14:52 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MALANG - Usai menjalani laga pekan keempat Super League 2026/27, Pelatih Arema FC, Marcos Santos, tidak mencari kambing hitam setelah timnya harus bersusah payah menghindari kekalahan dari Bhayangkara Presisi Lampung FC.

Dia justru mengambil tanggung jawab atas hasil bermain imbang 2-2 melawan Bhayangkara FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (10/10) kemarin.

"Pertandingan yang sulit, kita tahu pada 10 menit pertama, kita bermain dengan baik. Setelah itu, tim kehilangan energi. Tanggung jawab pada babak pertama ada di tangan saya atas tertinggalnya skor," ujar pelatih asal Brasil itu.

Arema FC sebenarnya mengawali pertandingan dengan upaya menekan pertahanan lawan. Namun, Bhayangkara FC mampu memanfaatkan celah di lini belakang tuan rumah.

Ocampo membuka keunggulan tim tamu pada menit ke-16 setelah menyambut umpan silang Moussa Sidibe. Situasi semakin sulit bagi Arema ketika Milan Ristovski menggandakan keunggulan Bhayangkara pada menit ke-31. Dua gol tersebut membuat tim harus memasuki ruang ganti dalam posisi tertinggal 0-2.

"Tidak ada pemain yang bertanggung jawab atas kebobolan atau pencapaian gol tersebut, tanggung jawab sepenuh ada di saya," imbuhnya.

Selanjutnya Arema FC memperlihatkan wajah berbeda selepas jeda. Marcos Vinicius memperkecil ketertinggalan pada menit ke-52 sebelum Samuel Otusanya mencetak gol penyama kedudukan.

Dari tertinggal dua gol, tim berhasil menghindari kekalahan di hadapan pendukung sendiri.

"Tentu kami tidak puas dengan hasilnya. Kami ingin menang, tentu saja. Kami tidak puas, tetapi ini menunjukkan bahwa Arema adalah tim yang mampu bangkit, tidak menyerah, dan tidak menerima kekalahan," ujar Marcos Santos.

Kini hasil imbang tersebut menyisakan pekerjaan rumah bagi Arema FC, terutama dalam menjaga intensitas permainan sejak menit awal.

Di sisi lain, keberhasilan mengejar ketertinggalan memperlihatkan bahwa tim masih memiliki daya juang ketika berada dalam situasi sulit. Menempatkan tim di posisi ke-8 klasemen sementara Super League 2026/2027. ***

wwwwww