Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
22 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
6 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
5 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
5 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
5 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Sepakbola

Cetak Gol Penyelamat, Samuel Otusanya Tidak Puas

Cetak Gol Penyelamat, Samuel Otusanya Tidak Puas
Pemain Arema FC, Samuel Otusanya. (Ileague.id)
Minggu, 11 Oktober 2026 15:11 WIB
Penulis: Azhari Nasution

MALANG - Pemain Arema FC, Samuel Otusanya menjadi salah satu pemain yang mencuri perhatian pada pekan keempat Super League 2026/2027 saat tim bangkit dari ketertinggalan dua gol melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC. Dia mencetak gol yang mengubah kedudukan menjadi 2-2 pada laga yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (10/10/2026) kemarin.

"Mencetak gol di stadion ini di hadapan para pendukung adalah perasaan yang sangat luar biasa. Untuk saat ini kami fokus pada proses ini, terus bekerja keras bersama-sama untuk memberikan hasil yang lebih baik lagi ke depannya," tutur pemain asal Nigeria itu.

Gol Samuel lahir ketika Arema FC berusaha mengejar ketertinggalan setelah Marcos Vinicius lebih dahulu memperkecil skor menjadi 1-2 pada menit ke-52. Berawal dari tendangan bebas di sisi kanan pertahanan Bhayangkara FC, bola diarahkan ke area depan gawang.

Dia berhasil menyambut umpan tersebut dengan sundulan yang tidak mampu dihentikan penjaga gawang Bhayangkara FC, Awan Setho. Gol itu membuat pertandingan kembali seimbang sekaligus menjaga harapan Arema untuk meraih hasil positif di kandang.

Namun, perjuangannya sepanjang pertandingan tidak berjalan mudah. Dia harus berhadapan dengan pemain bertahan Bhayangkara FC yang memberikan tekanan ketat.

"Mereka adalah pemain yang bagus. Namun sebagai penyerang, saya harus menemukan cara untuk melakukan tugas saya. Memang sulit, tetapi tugas saya adalah mencari kelemahan mereka dan mengandalkan kemampuan yang saya miliki untuk memberikan yang terbaik," ujar Samuel Otusanya.

Kini perjuangan tersebut akhirnya membuahkan hasil melalui gol penyama kedudukan yang membuat Arema terhindar dari kekalahan. "Ya, ini adalah pertandingan yang sulit dan kami sudah mengetahuinya sebelum pertandingan dimulai. Kami juga telah mempersiapkan diri dengan baik," kata pemain berusia 22 tahun itu.

"Selama pertandingan memang terasa sulit, tetapi kami berhasil bangkit dan memberikan energi lebih karena setelah babak pertama pelatih berbicara kepada kami," sambungnya.

Meski senang bisa memberikan kontribusi melalui gol, dia menegaskan bahwa satu poin bukan hasil yang sepenuhnya diharapkan.

"Pada akhirnya kami keluar dan berjuang. Kami menginginkan kemenangan, tetapi kami meraih hasil imbang. Kami tidak puas, tetapi ini menunjukkan level kompetisi dan level tim kami bahwa kami bisa terus berjuang," pungkas Samuel Otusanya. ***

wwwwww