Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
13 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
7 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
12 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
8 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
11 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Sepakbola

Persebaya Belum Menunjukkan Ketajaman Lini Serang

Persebaya Belum Menunjukkan Ketajaman Lini Serang
Persebaya Surabaya. (Ileague.id)
Rabu, 14 Oktober 2026 15:40 WIB
Penulis: Azhari Nasution

SURABAYA - Persebaya Surabaya masih kesulitan menunjukkan ketajaman lini serang usai menjalani pekan keempat Super League 2026/2027. Meski belum tersentuh kekalahan, produktivitas gol menjadi pekerjaan rumah bagi pelatih Bernardo Tavares.

Persoalan tersebut terlihat saat Persebaya menang 1-0 atas Isenmulang Kalteng FC pada pekan keempat lalu. Gol tunggal Alex Martins melalui titik penalti pada penghujung babak pertama menjadi penentu kemenangan, meskipun Persebaya memiliki sejumlah kesempatan untuk menambah keunggulan.

"Saya setuju, kita menciptakan banyak peluang. Ya, itu benar dan jika kita mencetak gol kedua. Saya pikir pertandingan akan selesai dan mungkin setelahnya para pemain bisa lebih tenang," ujar pelatih asal Portugal itu.

Dimana sepanjang pertandingan, Persebaya mencatatkan lima tembakan tepat sasaran, sedangkan Isenmulang FC tidak menghasilkan satu pun.

Alex Martins bahkan memperoleh dua peluang pada babak kedua, tetapi gagal menambah gol. Sementara itu, percobaan Saddil Ramdani juga belum menemui sasaran. "Tapi saya pikir secara keseluruhan, untuk banyaknya peluang yang kita ciptakan, kita harusnya bisa lebih akurat, karena jika kita mencetak gol kedua dan ketiga, saya pikir itu akan adil," imbuhnya.

Selain efektivitas serangan, pelatih berlisensi UEFA Pro itu mengungkapkan kondisi rumput Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung turut memengaruhi permainan timnya.

"Karena terkadang kita perlu menguasai penguasaan bola, bisa menciptakan operan-operan pendek karena lapangan tidak terlalu bagus untuk melakukan operan lambung panjang, karena permukaan rumputnya tidak rata," tutur Bernardo Tavares.

Kini kemenangan tersebut menjaga tren positif Persebaya. Namun, dengan rata-rata hanya satu gol per pertandingan.

Dari empat laga yang sudah dijalani, Persebaya mengumpulkan delapan poin hasil dua kemenangan dan dua kali imbang menempatkan tim di posisi ke-6 klasemen sementara Super League 2026/2027.

Persebaya baru mengemas empat gol dari 39 percobaan tembakan, dengan 14 di antaranya mengarah tepat ke gawang. ***

wwwwww