Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
22 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
6 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
5 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
6 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
5 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Sepakbola

Arema FC Dihadapkan Waktu Pemulihan Terbatas

Arema FC Dihadapkan Waktu Pemulihan Terbatas
Arema FC saat dikalahkan Persija Jakarta dengan skor 1-5. (Ileague.id)
Jum'at, 23 Oktober 2026 10:58 WIB
Penulis: Azhari Nasution

BEKASI - Persoalan Arema FC tidak berhenti pada hasil laga yang telah dijalani hingga pekan keenam Super League 2026/2027 ini. Pelatih Marcos Santos mengakui kondisi fisik dan mental para pemain menjadi tantangan serius di tengah jadwal kompetisi yang padat.

Usai menelan kekalahan 1-5 dari Persija Jakarta yang memperpanjang catatan tanpa kemenangan menjadi lima pertandingan. Tim juga sudah menelan kekalahan kedua secara beruntun.

Dia menilai rangkaian pertandingan dengan waktu pemulihan terbatas turut memengaruhi kondisi tim. Namun, dia menolak menjadikan persoalan tersebut sebagai pembenaran atas performa tim yang belum memenuhi harapan.

Untuk itu dia menyadari tekanan terhadap pemain semakin besar ketika hasil pertandingan tidak kunjung membaik. Selain menghadapi tuntutan fisik, para pemain harus menjaga motivasi dan kepercayaan diri di tengah hasil yang mengecewakan.

“Yah mengatakan bahwa semuanya baik-baik saja setelah pertandingan seperti ini rasanya Anda tahu, tidak bisa diterima. Beban fisik akibat jadwal pertandingan yang padat menciptakan tantangan mental tersendiri," ujar Marcos Santos.

"Kami perlu membangkitkan semangat para pemain dan membantu mereka memulihkan diri, karena dalam periode ini kami terus-menerus menghadapi pertandingan demi pertandingan dengan jadwal yang berat. Tapi, dengar itu bukan alasan, seharusnya kami menunjukkan sikap yang lebih baik. Sudah empat pertandingan ini kami gagal menampilkan perilaku yang layak didapatkan oleh para penggemar dan klub,” imbuhnya.

Kini tantangan Arema berikutnya adalah memulihkan kondisi skuad tanpa mengabaikan pembenahan permainan.

Pelatih asal Brasil itu kini dihadapkan pada tugas mengembalikan kepercayaan diri pemain sekaligus memastikan tim menunjukkan respons lebih baik pada pertandingan berikutnya.

Bagi Arema FC, menghentikan tren negatif menjadi kebutuhan mendesak sebelum tekanan terhadap tim semakin besar. Dimana dalam tangga klasemen sementara Super League 2026/2027 tim turun ke posisi 12 dengan perolehan enam poin. ***

wwwwww