Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
19 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
7 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
7 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
7 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
8 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Cerbung Bagian ke-112

Nikah Siri: Mak Eh, Tak Pernah Ratna Sebelumnya Menghubungi

Nikah Siri: Mak Eh, Tak Pernah Ratna Sebelumnya Menghubungi
Selasa, 14 Maret 2017 19:34 WIB
Penulis: Indra Wedhasmara
MENJELANG HARI-HARI PERNIKAHANNYA - Siti memang  telah mengurani aktifitasnya di luar. Namun dia masih belum minta cuti ke pihak sekolah.

Sore itu Siti baru saja habis mandi dan baru saja usai berdandan karena rencananya dia mau pergi dengan Rizal ke pusat perbelanjaan karena ada yang mau dibeli untuk persiapan menjelang pernikahannya.

Suara dering teleppon genggamnya bergetar di atas ranjang. Dia segera meraihnya. Dari Ratna. Heran juga dia, ngak pernah-pernah nya Ratna isteri Rusman itu menelpon nya. Kali ini menghubunginya. Ada apa…?

''Ya Kak...''ujar Siti setelah Hp terdekap ditelinganya sambil duduk di sisi ranjang.

''Kakak mau ketemu Siti.. Sebentar saja..'' terdengar suara Ratna dari seberang.

''Ada apa Kak..?''

''Ada sedikit ingin Kakak bicarakan..'''

''Rencananya sebentar lagi Siti mau keluar, Ada perlu..''

''Kapan pulangnya..?''

''Ngak tau juga Kak tapi sekitar dua jam lah''

''Bagaimana nanti kalau sudah pulang Kakak dihubungi?'' terdengar suara Ratna seprti mendesak. Mungkin ada sesuatu yang ingin diutarakannya pada Siti.

''Ada apa sih sebenarnya Kak. Seperti penting sekali?'' tanya Siti sembari tegak dan beranjak ke ruang depan. Di situ dilihatnya Emak lagi bercanda dengan Icha.

''Penting sih tidak. Tapi kakak mau tukar pikiran dulu dengan Siti'' terdengar lagi suara Ratna dengan tarikan nafas berat.

''Okelah Kak.. Nanti kalau Siti pulang akan dihubungi'' kata Siti. Hubungan dengan Rat terputus.

''Mak.. Neh.. Kak Ratna isteri bang Rusman itu katanya mau ketemu Siti. Ada apa ya..? Biasa-biasanya ngak pernah dia menelpon Siti'' Siti duduk di depan Emak yang lagi memangku Icha.

''Mana lah Emak tau..''

''Katanya penting Mak..''

''Jadi...?'' Emak mengerut kan kening.

''Menurut Emak ada apa ya..?''

''Aneh kau ni... Tak tau lah Emak..'''

''Jadi.. Menurut Emak''

''Kok menurut aku lagi. Tapi perlu juga lah kau temui dia. Mungkin ada sesuatu yang memang ingin dibicarakannya. Kita kan sudah menganggap mereka keluarga. Jadi tak baik harus berburuk sangka lagi'' kata Emak yang mendorong Siti untuk menerima keinginan Ratna untuk ketemu. (Bersambung)

Cerita Sebelumnya...

Cerita Selanjutnya...

Kategori:Ragam
wwwwww