Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
19 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
7 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
7 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
7 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
8 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Cerbung Bagian ke-115

Nikah Siri: Masalah Terbesar Soal Anak kan?

Nikah Siri: Masalah Terbesar Soal Anak kan?
Jum'at, 17 Maret 2017 19:31 WIB
Penulis: Indra Wedhasmara
SESAAT HENING - yang terjadi antara Siti dan Ratna. Yang terdengar hanya sesekali suara bibir Ratna yang terisak. Sambil memijat- mijat hidungnya yang  berair.

''Sekarang Bang Rusman di mana..?'' tanya Siti memecah kesunyian.

''Sudah sudah hari keluar kota.. menyangkut pekerjaannya.''

''Bagaimana kalau Siti hubungi sekarang biar nanti kakak bisa mendengar apa gerangan alasannya menggugat cerai kakak'' kata Siti. Ratna mengangguk-angguk.

Siti segera menghubungi Rusman. Setelah beberapa kali tak diangkat namun akhirnya, Rusman mengangkat telpon Siti.

''Bang Rusman..? Sehat Bang..'' ucap Siti setelah hubungan tersambung dengan Rusman.

''Ya... Ya.. Baik Ti. Tumben menghubungi Abang Nihhh....'' ujar Rusman diseberang.

''Yahh.. Siti mau mengundang abang...'' Siti terputus kata-katanya karena mendadak Rusman menjawab.

''Ya…Abang sudah tau.. Siti mau menikah kan..?'' Rusman tertawa di ujung sana.

''Ya.. Boleh Siti bicara dengan Abang sebentar, dan tidak masalah Siti menikah''

''Boleh.. kenapa tidak?????''

''Siti dengar-dengar khabar abang mau menggugat cerai Kak Ratna. Apa betul Bang?'' Siti langsung saja ke pokok masalah.

''Dari mana Siti tau itu..?'' suara Rusman bagaikan tersentak.

''Taulah.. Kita kan pernah bersama. Jadi apapun yang sedang terjadi pada abang. Siti tau''

''Dari siapa..?''

''Tak perlulah abang tanya dari siapa. Apakah benar begitu..?'' Siti nampak bertegas-tegas.

''Yahhhhh..Tapi masalahnya panjang Ti..''

''Anak..?''

''Bukan itu saja..''

''Tapi masalah terbesar adalah soal anak kan?''

''Yahhh.. begitu lah...'' suara Rusman mendadak serak.

''Kok tega abang merencanakan itu..?''

''Ini urusan abang Ti..''

''Urusan Siti juga.Artinya, Siti sendiri kan sudah banyak mengalah masalah anak dngan abang juga dengan Ibu. Jadi Siti terkait juga dengan hubungan ini. Jika abang tetap saja ingin melaksanakan rencana abang itu. Jangan menyesal. Siti akan tarik Icha dalam kehidupan abang'' Siti seperti mengulktimatum Rusman. Yang mendadak terdiam. (Bersambung)

Cerita Sebelumnya...

Cerita Selanjutnya...

Kategori:Ragam
wwwwww