Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
Badminton
23 jam yang lalu
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
2
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
Badminton
23 jam yang lalu
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
3
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
Sepakbola
22 jam yang lalu
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
4
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini
5
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
Sepakbola
22 jam yang lalu
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
6
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Sepakbola
22 jam yang lalu
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum

KPAI Kini Bisa Di-Whatsapp untuk Laporkan Anak Kecanduan Gadget, Ini Nomornya...

KPAI Kini Bisa Di-Whatsapp untuk Laporkan Anak Kecanduan Gadget, Ini Nomornya...
Sabtu, 20 Januari 2018 23:02 WIB
JAKARTA - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Susanto, mengimbau masyarakat yang melihat anak kencanduan untuk gadget segera melapor ke KPAI. Sejumlah saluran komunikasi telah dibuka untuk memudahkan pelaporan masalah tersebut.

"Jika ada anak yang kecanduan gadget, kami meminta kepada masyarakat luas agar mengadukan segera ke KPAI," kata Susanto, dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id, Jumat (19/1).

Pengaduan tersebut bisa disampaikan secara daring melalui www.kpai.go.id. atau Whatsapp 082136772273. Selain itu, masyarakat juga bisa datang langsung ke Kantor KPAI di Jl. Teuku Umar No. 10, Menteng, Jakarta Pusat.

Susanto mengatakan, kasus anak kecanduan gadget semakin memprihatinkan. Beberapa waktu lalu, dua orang anak, masing-masing pelajar SMP dan SMA di Bondowoso, Jawa Timur, mengalami tingkat kecanduan yang parah. Ia pun mengimbau masyarakat agar lebih memerhatikan anak. Apalagi, saat ini anak usia sekolah di Indonesia sebagai pengguna gadget cukup besar.

"Kasus yang sama bisa saja terjadi pada anak lain, namun belum terungkap ke publik," ujar Susanto. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam
wwwwww