Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
Politik
22 jam yang lalu
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
2
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
Kesehatan
3 jam yang lalu
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
3
XL Axiata Ajak Mahasiswa Pahami Dunia Bisnis
Ekonomi
20 jam yang lalu
XL Axiata Ajak Mahasiswa Pahami Dunia Bisnis
4
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
Politik
17 jam yang lalu
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
5
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
Pemerintahan
3 jam yang lalu
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
6
Syarief Hasan: MPR dan PBNU Satu Pandangan soal Pembatalan RUU HIP
Politik
17 jam yang lalu
Syarief Hasan: MPR dan PBNU Satu Pandangan soal Pembatalan RUU HIP

Serda Handoko Gugur Setelah Punggungnya Ditembak KKB

Serda Handoko Gugur Setelah Punggungnya Ditembak KKB
Anggota TNI dibantu warga mempersiapkan peti jenazah untuk korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), di Wamena, Papua, Selasa (4/12/2018). (republika.co.id)
Rabu, 05 Desember 2018 14:56 WIB
JAYAPURA - Prajurit TNI Serda Handoko gugur setelah ditembak anggota Kelompok Kriminal Brsenajata (KKB), di Pos Yonif 755/Yalet, Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua, Senin (3/12/2018) malam.

Dikutip dari republika.co.id, jenazah Serda Handoko sudaj berhasil dievakuasi. Berdasarkan hasil autopsi, Handoko terkena tembakan di bagian punggung.

''Jenazah telah dilakukan autopsi terhadap jenazah oleh dokter dari tim medis TNI Angkatan Darat (AD), ditemukan adanya luka tembak di bagian punggung,'' ujar Wakapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Dax Sianturi, saat dikonfirmasi, Rabu (5/12).

Jenazah Handoko berhasil dievakuasi bersama dengan satu orang prajurit yang menderita luka tembak pada saat kejadian penyerangan di pos tersebut. Pengevakuasian dilaksanakan menuju Bandara Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua, dengan menggunakan helikopter TNI AD dan tiba sekitar pukul 11.55 WIT.

''Saat ini jenazah disemayamkan di Pos Kodim Kenyam, Kabupaten Nduga. Rencana sore ini jenazah akan diterbangkan menuju Timika untuk diserahkan kepada satuan Brigif 20,'' jelas dia.

Sebelumnya, pasukan TNI-Polri yang diberangkatkan dari Wamena, Papua, telah bergabung dengan Pos Yonif 755/Walet di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua, kemarin siang.

Pos tersebut juga mendapatkan serangan oleh Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) pada Senin (3/11) malam dan mengakibatkan satu orang prajurit TNI tewas serta seorang lainnya mengalami luka tembak.

''Didapat informasi, Pos Yonif 755/Yalet di Distrik Mbua tersebut juga diserang oleh KKSB pada kemarin malam sekira pukul 18.30 WITA,'' ujar Wakapendam XII/Cendrawasih, Letkol Infanteri Dax Sianturi, saat dikonfirmasi, Selasa (4/12).

Akibat serangan tersebut satu orang anggota TNI tewas dan satu orang lainnya mengalami luka tembak. Kemarin, pasukan gabungan TNI-Polri yang diberangkatkan dari Wamena telah bergabung dengan Pos Yonif 755/Yalet di Distrik Mbua. Mereka bergabung sekitar pukul 14.00 WITA.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam

wwwwww