Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
19 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
23 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
3
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
20 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
24 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
19 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
6
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
19 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho

Serda Handoko Gugur Setelah Punggungnya Ditembak KKB

Serda Handoko Gugur Setelah Punggungnya Ditembak KKB
Anggota TNI dibantu warga mempersiapkan peti jenazah untuk korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), di Wamena, Papua, Selasa (4/12/2018). (republika.co.id)
Rabu, 05 Desember 2018 14:56 WIB
JAYAPURA - Prajurit TNI Serda Handoko gugur setelah ditembak anggota Kelompok Kriminal Brsenajata (KKB), di Pos Yonif 755/Yalet, Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua, Senin (3/12/2018) malam.

Dikutip dari republika.co.id, jenazah Serda Handoko sudaj berhasil dievakuasi. Berdasarkan hasil autopsi, Handoko terkena tembakan di bagian punggung.

''Jenazah telah dilakukan autopsi terhadap jenazah oleh dokter dari tim medis TNI Angkatan Darat (AD), ditemukan adanya luka tembak di bagian punggung,'' ujar Wakapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Dax Sianturi, saat dikonfirmasi, Rabu (5/12).

Jenazah Handoko berhasil dievakuasi bersama dengan satu orang prajurit yang menderita luka tembak pada saat kejadian penyerangan di pos tersebut. Pengevakuasian dilaksanakan menuju Bandara Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua, dengan menggunakan helikopter TNI AD dan tiba sekitar pukul 11.55 WIT.

''Saat ini jenazah disemayamkan di Pos Kodim Kenyam, Kabupaten Nduga. Rencana sore ini jenazah akan diterbangkan menuju Timika untuk diserahkan kepada satuan Brigif 20,'' jelas dia.

Sebelumnya, pasukan TNI-Polri yang diberangkatkan dari Wamena, Papua, telah bergabung dengan Pos Yonif 755/Walet di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua, kemarin siang.

Pos tersebut juga mendapatkan serangan oleh Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) pada Senin (3/11) malam dan mengakibatkan satu orang prajurit TNI tewas serta seorang lainnya mengalami luka tembak.

''Didapat informasi, Pos Yonif 755/Yalet di Distrik Mbua tersebut juga diserang oleh KKSB pada kemarin malam sekira pukul 18.30 WITA,'' ujar Wakapendam XII/Cendrawasih, Letkol Infanteri Dax Sianturi, saat dikonfirmasi, Selasa (4/12).

Akibat serangan tersebut satu orang anggota TNI tewas dan satu orang lainnya mengalami luka tembak. Kemarin, pasukan gabungan TNI-Polri yang diberangkatkan dari Wamena telah bergabung dengan Pos Yonif 755/Yalet di Distrik Mbua. Mereka bergabung sekitar pukul 14.00 WITA.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam
wwwwww