Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
Politik
23 jam yang lalu
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
2
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
Kesehatan
4 jam yang lalu
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
3
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
Pemerintahan
4 jam yang lalu
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
4
XL Axiata Ajak Mahasiswa Pahami Dunia Bisnis
Ekonomi
21 jam yang lalu
XL Axiata Ajak Mahasiswa Pahami Dunia Bisnis
5
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
Politik
18 jam yang lalu
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
6
Syarief Hasan: MPR dan PBNU Satu Pandangan soal Pembatalan RUU HIP
Politik
18 jam yang lalu
Syarief Hasan: MPR dan PBNU Satu Pandangan soal Pembatalan RUU HIP

Jokowi Klaim Indonesia Kuasai Saham 51%, Prabowo: Freeport Laporkan Terima Benefit 81 Persen

Jokowi Klaim Indonesia Kuasai Saham 51%, Prabowo: Freeport Laporkan Terima Benefit 81 Persen
Prabowo Subianto saat debat Capres 2019 keempat, Sabtu malam. (int)
Minggu, 31 Maret 2019 07:41 WIB
JAKARTA - Dalam debat calon presiden (Capres) 2019 yang berlangsung di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (30/3) malam, Capres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) mengklaim Indonesia telah berhasil menguasai PT Freeport Indonesia (PTFI) 51 persen.

Dikutip dari kumparan.com, dikatakan Jokowi, merebut saham mayoritas Freeport bukan perkara mudah. Prosesnya sangat panjang, 3,5 tahun, dengan negosiasi yang alot. Dia mengungkapkan selama puluhan tahun, Indonesia hanya mendapatkan penguasaan sebesar 9 persen.

''Nyatanya, Freeport bertahun-tahun kita dapat 9 persen tidak ada masalah. Setelah ambil 51 persen kita bisa ikut mengelola tambang,'' sebut Jokowi.

Menurut Jokowi, Indonesia mendapatkan banyak keuntungan dari pengambilalihan 51 persen saham Freeport tersebut.

Menanggapi klaim Jokowi tersebut, calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, menilai Indonesia tidak mendapatkan banyak keuntungan dari proses akuisisi Freeport tersebut.

''Soal Freeport, ya memang sudah sesuai kontrak itu harus jatuh ke kita. Tapi Bapak sadar enggak, bahwa Freeport itu sendiri melaporkan di New York Stock Exchange bahwa benefitnya adalah 81 persen ke mereka. Jadi 51 persen saham itu mungkin ya agak etok-etok (pura-pura). Itu laporan mereka sendiri,'' ungkap Prabowo.***

Editor:hasan b
Sumber:kumparan.com
Kategori:Ragam

wwwwww