Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
Politik
15 jam yang lalu
Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
2
Anggaran Peningkatan Prestasi Olahraga 2 Triiun
Sepakbola
18 jam yang lalu
Anggaran Peningkatan Prestasi Olahraga 2 Triiun
3
Leicester City Lawan Crystal Palace, Sajikan Laga Ketat
Sepakbola
18 jam yang lalu
Leicester City Lawan Crystal Palace, Sajikan Laga Ketat
4
Lawan Manchester United, Bournemouth Unggul di Bola Mati
Sepakbola
18 jam yang lalu
5
Target Lolos Liga 1, Babel Muba United FC Terus Lengkapi Pasukan 
Sepakbola
18 jam yang lalu
Target Lolos Liga 1, Babel Muba United FC Terus Lengkapi Pasukan 
6
Salah Satu Kasus Covid-19 di Kampar Merupakan Dokter Puskesmas di Pekanbaru
Kesehatan
22 jam yang lalu
Salah Satu Kasus Covid-19 di Kampar Merupakan Dokter Puskesmas di Pekanbaru

Asap Kiriman Riau Liburkan Sekolah di Tanah Datar

Asap Kiriman Riau Liburkan Sekolah di Tanah Datar
Para pengendara menerobos kabut asap tebal di Jalan HR Subrantas, Pekanbaru, Riau, Jumat (20/9). (dok)
Sabtu, 21 September 2019 17:08 WIB
BATUSANGKAR - Kabut asap yang diduga kiriman dari Provinsi Riau menyelimuti wilayah Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, sejak beberapa hari lalu. Hari ini, Sabtu (21/9), kondisi kabut asap semakin tebal, sehingga Pemerintah Kabupaten Tanah Datar memutuskan meliburkan sekolah.

Dikutip dari republika.co.id, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Datar Riswandi mengatakan, sekolah akan diliburkan sampai Senin (23/9) pekan depan.

''Sesuai arahan Pak Bupati, siswa diliburkan hari ini sampai Senin depan,'' kata Riswandi, melalui siaran pers yang diterima republika.co.id dari Humas Pemkab Tanah Datar.

Riswandi menyebut dari pantauan dan hasil pengukuran dinas Perkim LH Tanah Datar pada 19 sampai 20 September pukul 16.00 WIB kemarin, keadaan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) sudah berada pada angka 147,5 dengan PM 10 pada angka 244,9.

Riswandi mengatakan kondisi udara Tanah Datar masuk ke dalam status tidak sehat. Tren kondisi udara ini semakin memburuk. Sehari sebelumnya ISPU Tanah Datar masih di angka 103,2.

Riswandi menambahkan, sesuai edaran Bupati Tanah Datar beberapa waktu lalu, seluruh masyarakat Tanah Datar diharapkan untuk meminimalisir kegiatan di luar ruangan. Kalaupun harus, disarankan menggunakan masker ataupun penutup hidung lainnya.

''Warga diharapkan agar tidak turut memperparah keadaan udara, tidak membakar sampah, jerami ataupun lainnya,'' ujar Riswandi.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam

wwwwww