Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ratusan Polisi Terjerat Kasus Narkoba, Kapolri Perintah 'Binasakan'!
Hukum
2 jam yang lalu
Ratusan Polisi Terjerat Kasus Narkoba, Kapolri Perintah Binasakan!
2
Xpander AP4 Juarai Fortuna Nusantara Tropical Sprint Rally 2021
Peristiwa
12 jam yang lalu
Xpander AP4 Juarai Fortuna Nusantara Tropical Sprint Rally 2021
3
Sempat Diblokir, Dukcapil Buka Lagi Hak Akses 34 Lembaga, Intip Nama-Namanya...
Pemerintahan
17 jam yang lalu
Sempat Diblokir, Dukcapil Buka Lagi Hak Akses 34 Lembaga, Intip Nama-Namanya...
4
Radikalisme Itu Ada, Tapi Tak Setiap yang Berbeda Itu Radikal
Peristiwa
17 jam yang lalu
Radikalisme Itu Ada, Tapi Tak Setiap yang Berbeda Itu Radikal
5
Kian Brutal, KKB Tembak Pengemudi Ojek Asal Bugis hingga Tewas
Peristiwa
7 jam yang lalu
Kian Brutal, KKB Tembak Pengemudi Ojek Asal Bugis hingga Tewas
6
Teknologi Usang Diduga jadi Sebab Meledaknya Kilang Balongan, Ombudsman Tekankan Percepatan Kompensasi Warga
Nasional
13 jam yang lalu
Teknologi Usang Diduga jadi Sebab Meledaknya Kilang Balongan, Ombudsman Tekankan Percepatan Kompensasi Warga

Asap Kiriman Riau Liburkan Sekolah di Tanah Datar

Asap Kiriman Riau Liburkan Sekolah di Tanah Datar
Para pengendara menerobos kabut asap tebal di Jalan HR Subrantas, Pekanbaru, Riau, Jumat (20/9). (dok)
Sabtu, 21 September 2019 17:08 WIB
BATUSANGKAR - Kabut asap yang diduga kiriman dari Provinsi Riau menyelimuti wilayah Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, sejak beberapa hari lalu. Hari ini, Sabtu (21/9), kondisi kabut asap semakin tebal, sehingga Pemerintah Kabupaten Tanah Datar memutuskan meliburkan sekolah.

Dikutip dari republika.co.id, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Datar Riswandi mengatakan, sekolah akan diliburkan sampai Senin (23/9) pekan depan.

''Sesuai arahan Pak Bupati, siswa diliburkan hari ini sampai Senin depan,'' kata Riswandi, melalui siaran pers yang diterima republika.co.id dari Humas Pemkab Tanah Datar.

Riswandi menyebut dari pantauan dan hasil pengukuran dinas Perkim LH Tanah Datar pada 19 sampai 20 September pukul 16.00 WIB kemarin, keadaan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) sudah berada pada angka 147,5 dengan PM 10 pada angka 244,9.

Riswandi mengatakan kondisi udara Tanah Datar masuk ke dalam status tidak sehat. Tren kondisi udara ini semakin memburuk. Sehari sebelumnya ISPU Tanah Datar masih di angka 103,2.

Riswandi menambahkan, sesuai edaran Bupati Tanah Datar beberapa waktu lalu, seluruh masyarakat Tanah Datar diharapkan untuk meminimalisir kegiatan di luar ruangan. Kalaupun harus, disarankan menggunakan masker ataupun penutup hidung lainnya.

''Warga diharapkan agar tidak turut memperparah keadaan udara, tidak membakar sampah, jerami ataupun lainnya,'' ujar Riswandi.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam
wwwwww