Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bareng PARFI, Ketua MPR Salurkan Bantuan ke Pekerja Seni
MPR RI
19 jam yang lalu
Bareng PARFI, Ketua MPR Salurkan Bantuan ke Pekerja Seni
2
Cegah Generasi Muda Terjebak Ekstremisme, Basarah: Penting Moderasi Beragama
MPR RI
19 jam yang lalu
Cegah Generasi Muda Terjebak Ekstremisme, Basarah: Penting Moderasi Beragama
3
Kebijakan Penanganan Covid-19 di Daerah harus Paralel dengan Pemerintah Pusat
Pemerintahan
22 jam yang lalu
Kebijakan Penanganan Covid-19 di Daerah harus Paralel dengan Pemerintah Pusat
4
BAZNAS, ISC dan SEBAF Perluas Manfaat Beasiswa Pasca Pandemi
Pendidikan
23 jam yang lalu
BAZNAS, ISC dan SEBAF Perluas Manfaat Beasiswa Pasca Pandemi
5
Imam Masjid Dipukul Pakai Balok Saat Pimpin Shalat Zuhur, Pelakunya Wanita, Ternyata Ini Penyebabnya
Peristiwa
10 jam yang lalu
Imam Masjid Dipukul Pakai Balok Saat Pimpin Shalat Zuhur, Pelakunya Wanita, Ternyata Ini Penyebabnya
6
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
Peristiwa
12 jam yang lalu
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk

Asap Kiriman Riau Liburkan Sekolah di Tanah Datar

Asap Kiriman Riau Liburkan Sekolah di Tanah Datar
Para pengendara menerobos kabut asap tebal di Jalan HR Subrantas, Pekanbaru, Riau, Jumat (20/9). (dok)
Sabtu, 21 September 2019 17:08 WIB
BATUSANGKAR - Kabut asap yang diduga kiriman dari Provinsi Riau menyelimuti wilayah Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, sejak beberapa hari lalu. Hari ini, Sabtu (21/9), kondisi kabut asap semakin tebal, sehingga Pemerintah Kabupaten Tanah Datar memutuskan meliburkan sekolah.

Dikutip dari republika.co.id, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Datar Riswandi mengatakan, sekolah akan diliburkan sampai Senin (23/9) pekan depan.

''Sesuai arahan Pak Bupati, siswa diliburkan hari ini sampai Senin depan,'' kata Riswandi, melalui siaran pers yang diterima republika.co.id dari Humas Pemkab Tanah Datar.

Riswandi menyebut dari pantauan dan hasil pengukuran dinas Perkim LH Tanah Datar pada 19 sampai 20 September pukul 16.00 WIB kemarin, keadaan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) sudah berada pada angka 147,5 dengan PM 10 pada angka 244,9.

Riswandi mengatakan kondisi udara Tanah Datar masuk ke dalam status tidak sehat. Tren kondisi udara ini semakin memburuk. Sehari sebelumnya ISPU Tanah Datar masih di angka 103,2.

Riswandi menambahkan, sesuai edaran Bupati Tanah Datar beberapa waktu lalu, seluruh masyarakat Tanah Datar diharapkan untuk meminimalisir kegiatan di luar ruangan. Kalaupun harus, disarankan menggunakan masker ataupun penutup hidung lainnya.

''Warga diharapkan agar tidak turut memperparah keadaan udara, tidak membakar sampah, jerami ataupun lainnya,'' ujar Riswandi.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam

wwwwww