Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tren Elektabilitas PD dan AHY Konsisten Naik Pada Tiga Survei Nasional
Politik
19 jam yang lalu
Tren Elektabilitas PD dan AHY Konsisten Naik Pada Tiga Survei Nasional
2
Jangankan Mudik, Sekedar Mau Beli Baju Lebaran Warga Kabupaten Juga Tak Boleh Masuk Pekanbaru
Peristiwa
17 jam yang lalu
Jangankan Mudik, Sekedar Mau Beli Baju Lebaran Warga Kabupaten Juga Tak Boleh Masuk Pekanbaru
3
HMI-MPO Cabang Bogor Tuntut Usut Tuntas Mafia Covid-19
Hukum
20 jam yang lalu
HMI-MPO Cabang Bogor Tuntut Usut Tuntas Mafia Covid-19
4
Ejek Kemampuan Densus 88, Teroris OPM: Memang Bisa Lawan Gerilyawan?
Hukum
17 jam yang lalu
Ejek Kemampuan Densus 88, Teroris OPM: Memang Bisa Lawan Gerilyawan?
5
Galank Gunawan akan Beradu Rebound dengan Jamarr Johnson
Olahraga
19 jam yang lalu
Galank Gunawan akan Beradu Rebound dengan Jamarr Johnson
6
Kerennya Emoney Edisi IBL dan Tim Nasional
Olahraga
19 jam yang lalu
Kerennya Emoney Edisi IBL dan Tim Nasional

Ibu Melapor ke Polisi Bayi Kembarnya Diculik, Ternyata Dilemparkannya ke Kolam

Ibu Melapor ke Polisi Bayi Kembarnya Diculik, Ternyata Dilemparkannya ke Kolam
Ilustrasi bayi. (dok)
Senin, 23 September 2019 19:11 WIB
MUZAFFARNAGAR - Seorang ibu di Muzaffarnagar, Uttar Pradesh barat, India, ditangkap polisi karena diduga melemparkan dua bayi kembarnya yang baru berusia 20 hari ke dalam kolam.

Dikutip dari poskotanews.com, Hindustan Times melaporkan, polisi menyebut wanita bernama Nazam itu putus asa karena suaminya, Waseem, tidak bekerja. Hal itu membuatnya tak yakin bisa membesarkan dua putrinya yang baru berumur 20 hari itu.

Pertengkaran dengan suami pun kerap terjadi di rumah mereka di Muzaffarnagar, Uttar Pradesh barat. Begitu keributan semakin sengit, wanita ini mengambil jalan tak masuk akal, Ahad (22/9/2019). Ia melemparkan dua bayinya ke kolam, sehingga keduanya meninggal dunia.

Nazam dan Wassem kemudian berurusan dengan polisi. Dalam pemeriksaan terungkap pertengkaran terjadi karena Waseem tak juga dapat pekerjaan, padahal jumlah yang harus dinafkahi bertambah dengan lahirnya dua bayi mereka.

Kepala polisi distrik Muzaffarnagar, Abhishek Yadav, mengatakan  Nazam yang penuh kemarahan melempar anak kembarnya ke kolam desa.

Menurutnya, ketika menyadari apa yang telah dilakukan adalah pembunuhan, Nazma ketakutan. Ia pun menutup jejak kejahatannya dengan mengaku si kembar diculik.

Maka, suami istri ini datang ke kantor polisi di Sikhera untuk melaporkan penculikan. Inspektur Ajay Kumar pun menginterogasi keduanya.

Selama pemeriksaan, polisi menyebutkan suami istri ini akhirnya mengaku telah melemparkan bayi kembarnya ke kolam desa. Keduanya mengambil jasad kedua anak itu dari kolam.

''Pasangan itu telah dipenjara,'' ujar Yadav.

Polisi juga menyebutkan Waseem sebelumnya tinggal di kota Mansoorpur di distrik itu. Ia pindah ke desa Nazam setelah mereka menikah. ***

Editor:hasan b
Sumber:poskotanews.com
Kategori:Ragam
wwwwww