Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Anis Beri Wejangan untuk Struktur PKS se-Jakarta Timur
Politik
10 jam yang lalu
Anis Beri Wejangan untuk Struktur PKS se-Jakarta Timur
2
Polri Berjanji Tindak Tegas Oknum Brimob yang Jual Senjata ke KKB Papua
Peristiwa
9 jam yang lalu
Polri Berjanji Tindak Tegas Oknum Brimob yang Jual Senjata ke KKB Papua
3
OPM Mengaku Sering Beli Senjata dari Oknum Aparat Indonesia
Peristiwa
7 jam yang lalu
OPM Mengaku Sering Beli Senjata dari Oknum Aparat Indonesia
4
Batal Ikut Turnamen di Perancis, PSSI Ajak Diskusi Shin Tae-yong
Sepakbola
13 jam yang lalu
Batal Ikut Turnamen di Perancis, PSSI Ajak Diskusi Shin Tae-yong
5
Ini Sosok Brimob Penjual Senjata ke OPM saat Diringkus TNI di Bandara
Hukum
9 jam yang lalu
Ini Sosok Brimob Penjual Senjata ke OPM saat Diringkus TNI di Bandara
6
Tanpa TKA, Bangsa Indonesia Mampu Bekerja di Bidang Apapun
Politik
11 jam yang lalu
Tanpa TKA, Bangsa Indonesia Mampu Bekerja di Bidang Apapun

Ibu Melapor ke Polisi Bayi Kembarnya Diculik, Ternyata Dilemparkannya ke Kolam

Ibu Melapor ke Polisi Bayi Kembarnya Diculik, Ternyata Dilemparkannya ke Kolam
Ilustrasi bayi. (dok)
Senin, 23 September 2019 19:11 WIB
MUZAFFARNAGAR - Seorang ibu di Muzaffarnagar, Uttar Pradesh barat, India, ditangkap polisi karena diduga melemparkan dua bayi kembarnya yang baru berusia 20 hari ke dalam kolam.

Dikutip dari poskotanews.com, Hindustan Times melaporkan, polisi menyebut wanita bernama Nazam itu putus asa karena suaminya, Waseem, tidak bekerja. Hal itu membuatnya tak yakin bisa membesarkan dua putrinya yang baru berumur 20 hari itu.

Pertengkaran dengan suami pun kerap terjadi di rumah mereka di Muzaffarnagar, Uttar Pradesh barat. Begitu keributan semakin sengit, wanita ini mengambil jalan tak masuk akal, Ahad (22/9/2019). Ia melemparkan dua bayinya ke kolam, sehingga keduanya meninggal dunia.

Nazam dan Wassem kemudian berurusan dengan polisi. Dalam pemeriksaan terungkap pertengkaran terjadi karena Waseem tak juga dapat pekerjaan, padahal jumlah yang harus dinafkahi bertambah dengan lahirnya dua bayi mereka.

Kepala polisi distrik Muzaffarnagar, Abhishek Yadav, mengatakan  Nazam yang penuh kemarahan melempar anak kembarnya ke kolam desa.

Menurutnya, ketika menyadari apa yang telah dilakukan adalah pembunuhan, Nazma ketakutan. Ia pun menutup jejak kejahatannya dengan mengaku si kembar diculik.

Maka, suami istri ini datang ke kantor polisi di Sikhera untuk melaporkan penculikan. Inspektur Ajay Kumar pun menginterogasi keduanya.

Selama pemeriksaan, polisi menyebutkan suami istri ini akhirnya mengaku telah melemparkan bayi kembarnya ke kolam desa. Keduanya mengambil jasad kedua anak itu dari kolam.

''Pasangan itu telah dipenjara,'' ujar Yadav.

Polisi juga menyebutkan Waseem sebelumnya tinggal di kota Mansoorpur di distrik itu. Ia pindah ke desa Nazam setelah mereka menikah. ***

Editor:hasan b
Sumber:poskotanews.com
Kategori:Ragam
wwwwww