Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kapolda Jabar dan Muspida Bandung Ditemui OC Piala Menpora 2021
Olahraga
24 jam yang lalu
Kapolda Jabar dan Muspida Bandung Ditemui OC Piala Menpora 2021
2
Dipaksa Oral Seks, Sekretaris Mengaku Tak Berani Melawan Bos Bank Internasional
Hukum
13 jam yang lalu
Dipaksa Oral Seks, Sekretaris Mengaku Tak Berani Melawan Bos Bank Internasional
3
Paksa Sekretaris Oral Seks saat Sembahyang, Bos Bank, Jimmy: Saya Lagi Mabuk Pak
Hukum
14 jam yang lalu
Paksa Sekretaris Oral Seks saat Sembahyang, Bos Bank, Jimmy: Saya Lagi Mabuk Pak
4
Dukung KLB, Barisan Massa Demokrat Minta AHY Mundur dari Jabatan Ketum
Politik
14 jam yang lalu
Dukung KLB, Barisan Massa Demokrat Minta AHY Mundur dari Jabatan Ketum
5
Siarkan Konten Horor di Rumah Kosong, Bigo Live Gandeng Raffi Ahmad
Peristiwa
15 jam yang lalu
Siarkan Konten Horor di Rumah Kosong, Bigo Live Gandeng Raffi Ahmad
6
Terangsang saat Kantor Sepi, Bos Bank Jimmy Cabuli 2 Sekretarisnya di Kantor
Peristiwa
14 jam yang lalu
Terangsang saat Kantor Sepi, Bos Bank Jimmy Cabuli 2 Sekretarisnya di Kantor

Ibu Melapor ke Polisi Bayi Kembarnya Diculik, Ternyata Dilemparkannya ke Kolam

Ibu Melapor ke Polisi Bayi Kembarnya Diculik, Ternyata Dilemparkannya ke Kolam
Ilustrasi bayi. (dok)
Senin, 23 September 2019 19:11 WIB
MUZAFFARNAGAR - Seorang ibu di Muzaffarnagar, Uttar Pradesh barat, India, ditangkap polisi karena diduga melemparkan dua bayi kembarnya yang baru berusia 20 hari ke dalam kolam.

Dikutip dari poskotanews.com, Hindustan Times melaporkan, polisi menyebut wanita bernama Nazam itu putus asa karena suaminya, Waseem, tidak bekerja. Hal itu membuatnya tak yakin bisa membesarkan dua putrinya yang baru berumur 20 hari itu.

Pertengkaran dengan suami pun kerap terjadi di rumah mereka di Muzaffarnagar, Uttar Pradesh barat. Begitu keributan semakin sengit, wanita ini mengambil jalan tak masuk akal, Ahad (22/9/2019). Ia melemparkan dua bayinya ke kolam, sehingga keduanya meninggal dunia.

Ads

Nazam dan Wassem kemudian berurusan dengan polisi. Dalam pemeriksaan terungkap pertengkaran terjadi karena Waseem tak juga dapat pekerjaan, padahal jumlah yang harus dinafkahi bertambah dengan lahirnya dua bayi mereka.

Kepala polisi distrik Muzaffarnagar, Abhishek Yadav, mengatakan  Nazam yang penuh kemarahan melempar anak kembarnya ke kolam desa.

Menurutnya, ketika menyadari apa yang telah dilakukan adalah pembunuhan, Nazma ketakutan. Ia pun menutup jejak kejahatannya dengan mengaku si kembar diculik.

Maka, suami istri ini datang ke kantor polisi di Sikhera untuk melaporkan penculikan. Inspektur Ajay Kumar pun menginterogasi keduanya.

Selama pemeriksaan, polisi menyebutkan suami istri ini akhirnya mengaku telah melemparkan bayi kembarnya ke kolam desa. Keduanya mengambil jasad kedua anak itu dari kolam.

''Pasangan itu telah dipenjara,'' ujar Yadav.

Polisi juga menyebutkan Waseem sebelumnya tinggal di kota Mansoorpur di distrik itu. Ia pindah ke desa Nazam setelah mereka menikah. ***

Editor:hasan b
Sumber:poskotanews.com
Kategori:Ragam
wwwwww