Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
Pemerintahan
18 jam yang lalu
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
2
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
Politik
19 jam yang lalu
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
3
'Gelora Kemerdekaan 2020' dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
Politik
20 jam yang lalu
Gelora Kemerdekaan 2020 dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
4
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi
Politik
18 jam yang lalu
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi
5
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
Politik
20 jam yang lalu
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
6
Islam Kembali Dihina, Muhammadiyah Imbau Umat Muslim Tidak Terpancing
Peristiwa
19 jam yang lalu
Islam Kembali Dihina, Muhammadiyah Imbau Umat Muslim Tidak Terpancing

Ibu Melapor ke Polisi Bayi Kembarnya Diculik, Ternyata Dilemparkannya ke Kolam

Ibu Melapor ke Polisi Bayi Kembarnya Diculik, Ternyata Dilemparkannya ke Kolam
Ilustrasi bayi. (dok)
Senin, 23 September 2019 19:11 WIB
MUZAFFARNAGAR - Seorang ibu di Muzaffarnagar, Uttar Pradesh barat, India, ditangkap polisi karena diduga melemparkan dua bayi kembarnya yang baru berusia 20 hari ke dalam kolam.

Dikutip dari poskotanews.com, Hindustan Times melaporkan, polisi menyebut wanita bernama Nazam itu putus asa karena suaminya, Waseem, tidak bekerja. Hal itu membuatnya tak yakin bisa membesarkan dua putrinya yang baru berumur 20 hari itu.

Pertengkaran dengan suami pun kerap terjadi di rumah mereka di Muzaffarnagar, Uttar Pradesh barat. Begitu keributan semakin sengit, wanita ini mengambil jalan tak masuk akal, Ahad (22/9/2019). Ia melemparkan dua bayinya ke kolam, sehingga keduanya meninggal dunia.

Nazam dan Wassem kemudian berurusan dengan polisi. Dalam pemeriksaan terungkap pertengkaran terjadi karena Waseem tak juga dapat pekerjaan, padahal jumlah yang harus dinafkahi bertambah dengan lahirnya dua bayi mereka.

Kepala polisi distrik Muzaffarnagar, Abhishek Yadav, mengatakan  Nazam yang penuh kemarahan melempar anak kembarnya ke kolam desa.

Menurutnya, ketika menyadari apa yang telah dilakukan adalah pembunuhan, Nazma ketakutan. Ia pun menutup jejak kejahatannya dengan mengaku si kembar diculik.

Maka, suami istri ini datang ke kantor polisi di Sikhera untuk melaporkan penculikan. Inspektur Ajay Kumar pun menginterogasi keduanya.

Selama pemeriksaan, polisi menyebutkan suami istri ini akhirnya mengaku telah melemparkan bayi kembarnya ke kolam desa. Keduanya mengambil jasad kedua anak itu dari kolam.

''Pasangan itu telah dipenjara,'' ujar Yadav.

Polisi juga menyebutkan Waseem sebelumnya tinggal di kota Mansoorpur di distrik itu. Ia pindah ke desa Nazam setelah mereka menikah. ***

Editor:hasan b
Sumber:poskotanews.com
Kategori:Ragam

wwwwww