Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
Kesehatan
21 jam yang lalu
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
2
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
MPR RI
21 jam yang lalu
Penderita Corona, Penjaga Makam, Security dan Kaum Duafa Dapat Daging Qurban
3
Tahan Impor, Partai Gelora Indonesia: Perlu Ada Kemandirian
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Tahan Impor, Partai Gelora Indonesia: Perlu Ada Kemandirian
4
ISYF Kampanyekan Gerakan Milenial Bermasker Cegah Covid-19
Umum
21 jam yang lalu
ISYF Kampanyekan Gerakan Milenial Bermasker Cegah Covid-19
5
Manajemen dan Nasabah Bumiputera Diharapkan Segera Bertemu
DPR RI
20 jam yang lalu
Manajemen dan Nasabah Bumiputera Diharapkan Segera Bertemu
6
Soal Pemekaran Wilayah, Nono Sampono: Kalimantan Sama Penting dengan Papua
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Soal Pemekaran Wilayah, Nono Sampono: Kalimantan Sama Penting dengan Papua

Polwan Tewas Tergantung di Barak, Catatan Harian Ungkap Penyebabnya

Polwan Tewas Tergantung di Barak, Catatan Harian Ungkap Penyebabnya
Ilustrasi jasad wanita. (dok)
Rabu, 25 September 2019 12:10 WIB
BALLIA - Polisi wanita (Polwan) berusia 22 tahun ditemukan tewas dalam kondisi tergantung dalam barak Polwan kantor polisi Kotwali di distrik Ballia, Uttar Predesh. Polwan muda itu diduga bunuh diri.

Dikutip dari poskotanews.com, The Hindustan Times melaporkan, Inspektur Polisi Ballia, Devendra Nath, mengatakan Polwan tersebut menggantung diri di lantai pertama barak.

Polisi juga menemukan catatan harian perempuan asal Jaunpur tersebut. Tertulis, wanita itu menyalahkan dua temannya, termasuk Polwan lain, yang melakukan pelecehan padanya. Pelecehan itu dilakukan secara fisik dan mental.

''Kami tengah menyelidiki kasus ini,'' ujarnya. ***

Editor:hasan b
Sumber:poskotanews.com
Kategori:Ragam

wwwwww