Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
Olympic
20 jam yang lalu
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
2
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
MPR RI
21 jam yang lalu
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
3
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
Nasional
20 jam yang lalu
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
4
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
Sepakbola
20 jam yang lalu
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
5
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
Sepakbola
20 jam yang lalu
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
6
‎Sampah Jakarta Berkurang 500 Ton per Hari, DKI-Bekasi Perkuat Kerja Sama Bantargebang
Metropolitan
24 jam yang lalu
‎Sampah Jakarta Berkurang 500 Ton per Hari, DKI-Bekasi Perkuat Kerja Sama Bantargebang

Perusahaan Startup Ini Gulung Tikar Setelah Sempat Bernilai Rp8,5 Triliun

Perusahaan Startup Ini Gulung Tikar Setelah Sempat Bernilai Rp8,5 Triliun
Ilustrasi. (liputan6.com)
Minggu, 06 Oktober 2019 11:21 WIB
JAKARTA - Kabar buruk datang dari perusahaan startup uBiome. Perusahaan yang nilai valuasi pasarnya sempat mencapai USD 600 juta atau Rp8,5 triliun (USD 1 = Rp 14.190) ini harus gulung tikar alias bangkrut.

Dikutip dari liputan6.com yang melansir Business Insider, perusahaan yang fokus pada sektor kesehatan ini, akan tutup karena kehabisan dana. Berbagai masalah pun sempat timbul seperti soal validitas ilmiah kinerja mereka, yakni meneliti mikrobioma di kotoran manusia.

''Saya harus berbagi kabar buruk. Kita tidak bisa lagi melanjutkan operasi secara normal karena kita tak memiliki pendanaan,'' tulis uBiome dalam email kepada pegawainya.

Perusahaan tak bisa memperpanjang utang yang mendanai mereka kala bangkrut. Perusahaan pun mengangkat wali amanat (trustee) untuk proses likuidasi.

Sebelumnya, uBiome mengajukan ke bab 11 hukum kebangkrutan AS, mereka pun mencari pembeli untuk mengambil alih aset, menyelamatkan pekerjaan dan agar bisnis inti tetap berjalan. Kini, mereka berganti ke bab 7, yakni penutupan perusahaan.

Startup ini menyebut bisa memberikan insight terbaru soal mikrobioma yang diperiksa melalui kotoran pasien. Tetapi, beredar isu bahwa ada masalah pada sains perusahaan itu. Pihak perusahaan pun melakukan investigasi internal.

Pada April lalu, startup ini digeledah FBI karena mengirim tagihan ke pelanggan untuk biaya hasil tes lab terbaru. Namun, tes itu dilakukan tanpa sepengetahuan si pelanggan. Tagihannya bisa mencapai USD 3.000 (Rp 42,5 juta).***

Editor:hasan b
Sumber:liputan6.com
Kategori:Ragam
wwwwww