Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
Politik
17 jam yang lalu
Maju Pilkada Bengkalis, Istri Tersangka Korupsi Didukung 4 Partai
2
Sebut Santri Tahfidz Qur'an sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
Politik
22 jam yang lalu
Sebut Santri Tahfidz Quran sebagai Calon Teroris, Gus Jazil Minta Denny Siregar Minta Maaf
3
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
Peristiwa
21 jam yang lalu
Viral Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV
4
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
Politik
22 jam yang lalu
Bandara Sudah Sediakan Rapid Test, Masyarakat Sudah Bisa Manfaatkan Penerbangan
5
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
Politik
22 jam yang lalu
Kualitas Sinyal Operator Buruk saat Pandemi, DPR Panggil Telkomsel, Indosat dan XL Axiata
6
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI
Politik
21 jam yang lalu
Sebut Rp2,7 Triliun Bukan Angka Kecil, Nasir Djamil: Segera Usut Kasus Pemalsuan Label SNI

Perusahaan Startup Ini Gulung Tikar Setelah Sempat Bernilai Rp8,5 Triliun

Perusahaan Startup Ini Gulung Tikar Setelah Sempat Bernilai Rp8,5 Triliun
Ilustrasi. (liputan6.com)
Minggu, 06 Oktober 2019 11:21 WIB
JAKARTA - Kabar buruk datang dari perusahaan startup uBiome. Perusahaan yang nilai valuasi pasarnya sempat mencapai USD 600 juta atau Rp8,5 triliun (USD 1 = Rp 14.190) ini harus gulung tikar alias bangkrut.

Dikutip dari liputan6.com yang melansir Business Insider, perusahaan yang fokus pada sektor kesehatan ini, akan tutup karena kehabisan dana. Berbagai masalah pun sempat timbul seperti soal validitas ilmiah kinerja mereka, yakni meneliti mikrobioma di kotoran manusia.

''Saya harus berbagi kabar buruk. Kita tidak bisa lagi melanjutkan operasi secara normal karena kita tak memiliki pendanaan,'' tulis uBiome dalam email kepada pegawainya.

Perusahaan tak bisa memperpanjang utang yang mendanai mereka kala bangkrut. Perusahaan pun mengangkat wali amanat (trustee) untuk proses likuidasi.

Sebelumnya, uBiome mengajukan ke bab 11 hukum kebangkrutan AS, mereka pun mencari pembeli untuk mengambil alih aset, menyelamatkan pekerjaan dan agar bisnis inti tetap berjalan. Kini, mereka berganti ke bab 7, yakni penutupan perusahaan.

Startup ini menyebut bisa memberikan insight terbaru soal mikrobioma yang diperiksa melalui kotoran pasien. Tetapi, beredar isu bahwa ada masalah pada sains perusahaan itu. Pihak perusahaan pun melakukan investigasi internal.

Pada April lalu, startup ini digeledah FBI karena mengirim tagihan ke pelanggan untuk biaya hasil tes lab terbaru. Namun, tes itu dilakukan tanpa sepengetahuan si pelanggan. Tagihannya bisa mencapai USD 3.000 (Rp 42,5 juta).***

Editor:hasan b
Sumber:liputan6.com
Kategori:Ragam

wwwwww