Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
WNA asal China Masuk ke Indonesia, Wakil Ketua MPR: Kontraproduktif dengan Kebijakan Pemutusan Covid-19
MPR RI
15 jam yang lalu
WNA asal China Masuk ke Indonesia, Wakil Ketua MPR: Kontraproduktif dengan Kebijakan Pemutusan Covid-19
2
Dukcapil Ganti 14 Ribu Dokumen KK Korban Banjir di Kalsel
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Dukcapil Ganti 14 Ribu Dokumen KK Korban Banjir di Kalsel
3
DPR dan Pemerintah Satu Sikap dalam Percepatan Vaksinasi
Nasional
24 jam yang lalu
DPR dan Pemerintah Satu Sikap dalam Percepatan Vaksinasi
4
Diajak Nikah Cewek Kazakhstan, Ini Sosok Youtuber Fiki Naki Asal Pekanbaru
Peristiwa
14 jam yang lalu
Diajak Nikah Cewek Kazakhstan, Ini Sosok Youtuber Fiki Naki Asal Pekanbaru
5
DPR: Pemerintah Harus Siap Hadapi Berbagai Resiko Pengelolahan Dana Investasi
Politik
16 jam yang lalu
DPR: Pemerintah Harus Siap Hadapi Berbagai Resiko Pengelolahan Dana Investasi
6
Diresmikan Jokowi, Jarak Tempuh Bakauheni-Palembang Hanya 3,5 Jam Lewat Jalan Tol Kayu Agung
Ekonomi
14 jam yang lalu
Diresmikan Jokowi, Jarak Tempuh Bakauheni-Palembang Hanya 3,5 Jam Lewat Jalan Tol Kayu Agung

Kata Polri, Ini Alasan Abu Rara Tusuk Wiranto

Kata Polri, Ini Alasan Abu Rara Tusuk Wiranto
Wiranto terluka di bagian perut setelah ditusuk Abu Rara. (ist)
Kamis, 10 Oktober 2019 21:35 WIB
JAKARTA - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo, mengatakan, SA alias Abu Rara menusuk Menko Polhukam Wiranto karena Menko Polhukam membawahi Polri dalam memberantas teroris.

''Pak Wiranto kan Menko Polhukam membawahi Polri dalam melakukan penegakan hukum terhadap kelompok-kelompok terorisme,'' kata Dedi Prasetyo, Kamis (10/10/2019), seperti dikutip dari sinarharapan.co.

Ia menyebut Abu Rara terdeteksi masih bagian dari jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bekasi. Dia menyebut Abu Rara merupakan bagian dari JAD yang pimpinannya sudah ditangkap lebih dulu.

''Ya betul, sudah dipastikan pelaku termasuk dalam kelompok JAD Bekasi dengan Amirnya Abu Zee yang sudah ditangkap tanggal 23 September yang lalu bersama 8 pelaku lainnya. 1 orang yang ditangkap di Jakarta Utara,'' ujarnya seperti dilaporkan detik.com.

Penyerangan terhadap Wiranto terjadi sekitar pukul 11.50 WIB di gerbang Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten. Penyerangan terjadi saat Wiranto turun dari mobil.

Saat itu, Wiranto yang baru turun dari mobil hendak bersalaman dengan masyarakat setempat. Tiba-tiba Abu Rara menyerang dengan senjata tajam.

Akibat kejadian itu, Wiranto mengalami luka tusuk di perutnya dan harus dioperasi di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat. Ada tiga orang lainnya yang juga menjadi korban penusukan tersebut.***

Editor:hasan b
Sumber:sinarharapan.co
Kategori:Ragam
wwwwww