Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ratusan Polisi Terjerat Kasus Narkoba, Kapolri Perintah 'Binasakan'!
Hukum
3 jam yang lalu
Ratusan Polisi Terjerat Kasus Narkoba, Kapolri Perintah Binasakan!
2
Xpander AP4 Juarai Fortuna Nusantara Tropical Sprint Rally 2021
Peristiwa
13 jam yang lalu
Xpander AP4 Juarai Fortuna Nusantara Tropical Sprint Rally 2021
3
Sempat Diblokir, Dukcapil Buka Lagi Hak Akses 34 Lembaga, Intip Nama-Namanya...
Pemerintahan
18 jam yang lalu
Sempat Diblokir, Dukcapil Buka Lagi Hak Akses 34 Lembaga, Intip Nama-Namanya...
4
Radikalisme Itu Ada, Tapi Tak Setiap yang Berbeda Itu Radikal
Peristiwa
18 jam yang lalu
Radikalisme Itu Ada, Tapi Tak Setiap yang Berbeda Itu Radikal
5
Kian Brutal, KKB Tembak Pengemudi Ojek Asal Bugis hingga Tewas
Peristiwa
9 jam yang lalu
Kian Brutal, KKB Tembak Pengemudi Ojek Asal Bugis hingga Tewas
6
Teknologi Usang Diduga jadi Sebab Meledaknya Kilang Balongan, Ombudsman Tekankan Percepatan Kompensasi Warga
Nasional
14 jam yang lalu
Teknologi Usang Diduga jadi Sebab Meledaknya Kilang Balongan, Ombudsman Tekankan Percepatan Kompensasi Warga

Kata Wapres JK, Wiranto Menteri Pertama di Indonesia yang Kena Tikam

Kata Wapres JK, Wiranto Menteri Pertama di Indonesia yang Kena Tikam
Beberapa orang menolong Wirantoi sesaat setelah ditusuk. (ist)
Kamis, 10 Oktober 2019 19:30 WIB
JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) tak pernah menyangka Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum, dan Keamanan Wiranto bakal mendapatkan serangan menggunakan senjata tajam.

Dikatakan JK, Wiranto merupakan menteri pertama di Indonesia yang terluka kena tikam.

Dijelaskan JK, sesungguhnya sudah ada standar operasi prosedur pengamanan terhadap para pejabat, termasuk setingkat menteri. ''Ada SOP untuk dapat pengawalan dari polisi,'' ujar JK usai menjenguk Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (10/10), seperti dikutip dari republika.co.id.

JK meminta masyarakat dan pejabat harus tetap berhati-hati karena penyerangan menunjukkan sel-sel kelompok radikal masih tetap hidup. ''Yang jelas, bahwa di Indonesia kelompok radikal ini masih ada, itu berkeliaran,'' ujar JK.

JK pun mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati terhadap perilaku-perilaku kelompok radikal. Ia juga meminta masyarakat tak segan melaporkan kepada aparat jika ada hal-hal mencurigakan di sekitarnya.

''Itu pertama kita harus lebih hati-hati dan juga kepada masyarakat segera melaporkan jika ada masalah-masalah,'' ujar JK.

Usai menjenguk, JK menyebut kondisi kesehatan Wiranto dalam keadaan baik. JK menyebut Mantan Panglima ABRI tersebut saat ini sedang ditangani oleh tim dokter RSPAD Gatot Soebroto pasca ditikam dua orang yang diduga terpapar paham radikal.

''Kondisinya baik, insyallah dokter sini sangat berpengalaman. Sedang dioperasi insyallah untuk  penyembuhan prosesnya,'' ujar JK usai menjenguk Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (10/10).

JK juga meminta masyarakat mendoakan kondisi kesehatan Wiranto. JK mengaku belum dapat berkomunikasi dengan Wiranto yang tengah menjalani operasi.

''Ini kan masih di kamar operasi tentu tidak bisa kita masuk, (minta) masyarakat mendoakan saja,'' ujar JK di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto diserang dua orang yang diduga terpapar paham radikal saat melakukan kunjungan ke Pandeglang, Banten. Saat ini, Wiranto tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto (RSPAD), Jakarta Pusat.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam
wwwwww