Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Misterius, Mushola Darussalam Pasar Kemis Dicoret-Coret OTK dengan Tulisan 'Saya Kafir' dan Anti Islam
Peristiwa
15 jam yang lalu
Misterius, Mushola Darussalam Pasar Kemis Dicoret-Coret OTK dengan Tulisan Saya Kafir dan Anti Islam
2
10 Santri Ponpes Selamat dan 15 Petugas UPPKB Subah Positif Covid-19
Kesehatan
16 jam yang lalu
10 Santri Ponpes Selamat dan 15 Petugas UPPKB Subah Positif Covid-19
3
DPR Sampaikan Duka Cita Longsor Tarakan
DPR RI
21 jam yang lalu
DPR Sampaikan Duka Cita Longsor Tarakan
4
Parlemen minta Pemerintah Turunkan Harga Tes Swab
DPR RI
19 jam yang lalu
Parlemen minta Pemerintah Turunkan Harga Tes Swab
5
Ketua DPR: Kita Bisa Atasi Semua Tantangan dengan SDM Berkarakter dan Tangguh
DPR RI
20 jam yang lalu
Ketua DPR: Kita Bisa Atasi Semua Tantangan dengan SDM Berkarakter dan Tangguh
6
DPR Sahkan UU Bea Materai yang Baru, Ini Isinya...
DPR RI
19 jam yang lalu
DPR Sahkan UU Bea Materai yang Baru, Ini Isinya...

Kata Wapres JK, Wiranto Menteri Pertama di Indonesia yang Kena Tikam

Kata Wapres JK, Wiranto Menteri Pertama di Indonesia yang Kena Tikam
Beberapa orang menolong Wirantoi sesaat setelah ditusuk. (ist)
Kamis, 10 Oktober 2019 19:30 WIB
JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) tak pernah menyangka Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum, dan Keamanan Wiranto bakal mendapatkan serangan menggunakan senjata tajam.

Dikatakan JK, Wiranto merupakan menteri pertama di Indonesia yang terluka kena tikam.

Dijelaskan JK, sesungguhnya sudah ada standar operasi prosedur pengamanan terhadap para pejabat, termasuk setingkat menteri. ''Ada SOP untuk dapat pengawalan dari polisi,'' ujar JK usai menjenguk Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (10/10), seperti dikutip dari republika.co.id.

JK meminta masyarakat dan pejabat harus tetap berhati-hati karena penyerangan menunjukkan sel-sel kelompok radikal masih tetap hidup. ''Yang jelas, bahwa di Indonesia kelompok radikal ini masih ada, itu berkeliaran,'' ujar JK.

JK pun mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati terhadap perilaku-perilaku kelompok radikal. Ia juga meminta masyarakat tak segan melaporkan kepada aparat jika ada hal-hal mencurigakan di sekitarnya.

''Itu pertama kita harus lebih hati-hati dan juga kepada masyarakat segera melaporkan jika ada masalah-masalah,'' ujar JK.

Usai menjenguk, JK menyebut kondisi kesehatan Wiranto dalam keadaan baik. JK menyebut Mantan Panglima ABRI tersebut saat ini sedang ditangani oleh tim dokter RSPAD Gatot Soebroto pasca ditikam dua orang yang diduga terpapar paham radikal.

''Kondisinya baik, insyallah dokter sini sangat berpengalaman. Sedang dioperasi insyallah untuk  penyembuhan prosesnya,'' ujar JK usai menjenguk Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (10/10).

JK juga meminta masyarakat mendoakan kondisi kesehatan Wiranto. JK mengaku belum dapat berkomunikasi dengan Wiranto yang tengah menjalani operasi.

''Ini kan masih di kamar operasi tentu tidak bisa kita masuk, (minta) masyarakat mendoakan saja,'' ujar JK di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto diserang dua orang yang diduga terpapar paham radikal saat melakukan kunjungan ke Pandeglang, Banten. Saat ini, Wiranto tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto (RSPAD), Jakarta Pusat.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam
wwwwww