Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Massa Demo Tolak RUU HIP Menyemut
Peristiwa
14 jam yang lalu
Massa Demo Tolak RUU HIP Menyemut
2
'Papuan Lives Matter' jadi Potret Rasisme di Indonesia, Negara Diminta Hadir
Umum
16 jam yang lalu
Papuan Lives Matter jadi Potret Rasisme di Indonesia, Negara Diminta Hadir
3
Formappi Sebut Baleg seperti Hanggar Anggaran
DPR RI
15 jam yang lalu
Formappi Sebut Baleg seperti Hanggar Anggaran
4
Ini Empat PR 20 Komisioner BPKN yang Baru dalam Tiga Tahun Mendatang
Pemerintahan
6 jam yang lalu
Ini Empat PR 20 Komisioner BPKN yang Baru dalam Tiga Tahun Mendatang
5
Massa FPI minta Paripurna Mencabut RUU HIP
Peristiwa
13 jam yang lalu
Massa FPI minta Paripurna Mencabut RUU HIP
6
DPD RI Dorong Kemandirian Fiskal Daerah melalui Sejumlah RUU
DPD RI
12 jam yang lalu
DPD RI Dorong Kemandirian Fiskal Daerah melalui Sejumlah RUU

Wiranto Ditusuk Fitri Andriani di Tengah Pengawalan 200 Aparat TNI-Polri

Wiranto Ditusuk Fitri Andriani di Tengah Pengawalan 200 Aparat TNI-Polri
Wiranto dibantu sejumlah ajudannya sesaat setelah ditusuk Abu Rara dan Fitri, di lapangan Menes, Pandeglang, Kamis (10/10). (ist)
Jum'at, 11 Oktober 2019 13:58 WIB
JAKARTA - Polda Banten telah menerjunkan sekitar 200 personel gabungan TNI-Polri mengawal kunjungan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10).

Justru di tengah pengawalan sekitar 200 aparat TNI-Polri itulah, Wiranto ditusuk Syahril Alamsyah alias Abu Rara (31) bersama istrinya, Fitri Andriani (21).

Dikutip dari merdeka.com, Kabid Humas Polda Banten Kombes Edy Sumardi, mengatakan, pihaknya telah melakukan pengamanan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), mulai dari persiapan pengamanan dan melakukan rapat koordinasi dengan penyelenggara acara, pengamanan dan sterilisasi kampus dan jalan dari kampus ke Alun-alun dengan menerjunkan pasukan Penjinak Bom (Jibom) satuan lintas kerja Polri dibantu personel TNI.

Insiden penusukan terjadi saat Wiranto hendak pulang usai menghadiri acara di Universitas Mathla'ul Anwar (Unma) untuk memberikan kuliah umum di hadapan para mahasiswa dan peresmian gedung perkukiahan.

Namun, saat Wiranto tengah menyalami warga, begitu turun dari kendaraan, ia diserang dan ditusuk Syahril Alamsyah alias Abu Rara bersama istrinya, Fitri Andriani, di Lapangan Alun-alun Menes, Desa Purwaraja, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang.

''Kekuatan personel sudah kita hitung mulai dari lokasi tempat gedung peresmian di perjalanan sampai dengan lokasi hampir Alun-alun sekitar 200 orang dan ajudan beliau juga ada yang melekat,'' kata Edi di Mapolda Banten, Jumat (11/10).

Edi mengatakan, upaya Wiranto untuk berinteraksi dengan masyarakat merupakan kepribadian dirinya sehingga pihaknya memberikan ruang untuk berkomunikasi dan swafoto dengan masyarakat.

''Begitu turun melihat warga yang menanti dan beliau merasa memiliki chemistry dengan masyarakat terutama dengan universitas menyalami dan sebagainya. Ini yang terjadi (penusukan). Ini kita prihatin,'' katanya.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam

wwwwww