Kisah Basyir al-Thabari, Bebaskan Para Budak Setelah 400 Kerbaunya Dirampas Tentara

Kisah Basyir al-Thabari, Bebaskan Para Budak Setelah 400 Kerbaunya Dirampas Tentara
Ilustrasi kawanan kerbau. (tribunnews)
Jum'at, 25 Oktober 2019 06:40 WIB
ALLAH SWT akan menguji hamba-Nya yang mengaku beriman. Ujian itu bisa menyebabkan iman seseorang semakin mantap, namun bisa juga sebaliknya.

Kisah tentang sufi, Basyir al-Thabari, merupakan salah satu contoh semakin mantapnya iman seorang hamba ketika Allah SWT memberinya ujian.

Dikutip dari republika.co.id, pada suatu hari tentara Romawi merampas sekitar 400 kerbau milik Basyir al-Thabari. Para hamba sahaya (budaknya) menemuinya dan berkata, ''Tuan, kerbau-kerbau itu hilang.''

Basyir pun berkata, ''Kalau begitu, pergilah kalian. Karena kalian telah merdeka di hadapan Allah.''

Mendengar hal itu, anaknya berkata, ''Ayahku, kita jatuh miskin!'' Basyir menjawab, ''Biarlah, anakku. Sesungguhnya Allah sedang mengujiku dan aku ingin menambahnya.''

Dari kisah itu, kita bisa belajar bahwa mukmin sejati akan selalu memantapkan imannya. Tegar menghadapi cobaan-cobaan besar. Tak terdengar dari mulutnya keluhan-keluhan mengiba. Hatinya tenang tidak menggerutu. Ia yakin cobaan itu pasti segera hilang dan diganti dengan kebaikan.

Allah berfirman, ''Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.'' (QS al-Zumar:10).

Kesabaran pulalah yang membuat para nabi dan rasul mendapatkan derajat yang mulia dan menjadi ke kasih Allah. Oleh sebab itu, jika kita paham pasang dan surutnya lautan kehidupan, tentu tahu bagaimana harus bersabar.

Dari Abu Sa'id dan Abu Hurairah RA dari Nabi SAW, ia bersabda: ''Seorang Muslim yang tertimpa kecelakaan, kemelaratan, kegundahan, kesedihan, kesakitan, maupun kedukacitaan, walaupun hanya tertusuk duri, niscaya Allah akan mengampuni dosanya sesuai apa yang menimpanya.'' (HR Bukhari dan Muslim).

Hadis tersebut mengabarkan bahwa setiap cobaan yang Allah berikan selalu mengandung hikmah dan kebaikan. Siapa yang ditimpa cobaan hendaknya ia merenungkan apa arti semua itu. Ketika Allah mendatangkannya kepada kita, tiada lain merupakan bukti kecintaan-Nya dan Dia sungguh ingin mengangkat derajat kita.

Rasulullah SAW bersabda, ''Barang siapa yang dikehendaki Allah menjadi orang baik, maka diberikan cobaan kepadanya.'' (HR Bukhari).

Kehilangan orang tercinta, ditimpa penyakit, hartanya diambil orang, atau musuh-musuhnya melecehkan, semua itu sangatlah melukai hidup dan menggoyahkan hati. Dalam menyikapinya, tak ada jalan lain selain bersabar dan berserah diri secara total kepada Allah SWT serta terus memohon kepada-Nya jalan keluar.

Dunia ini merupakan panggung cobaan dan ujian. Berbagai cobaan hidup datang dari Allah untuk mengukur seberapa besar keimanan dan kesabaran kita. Semua cobaan akan menjadi ringan jika tahu pahala yang terselip di baliknya. Beruntunglah bagi kita yang mau bersabar dan ridha atas apa yang ditetapkan-Nya.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam

       
        Loading...    
           
wwwwww