Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
Umum
12 jam yang lalu
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
2
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
Politik
5 jam yang lalu
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
3
JPU KPK Sebut Imam Nahrawi Kerap Terima Uang Tidak Sah Melalui Asisten Pribadi
Hukum
13 jam yang lalu
JPU KPK Sebut Imam Nahrawi Kerap Terima Uang Tidak Sah Melalui Asisten Pribadi
4
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
Ekonomi
7 jam yang lalu
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
5
RS Bantah Berikan Rp15 Juta Agar Pasien Meninggal Akibat Asam Lambung Jadi Pasien Covid-19
Kesehatan
10 jam yang lalu
RS Bantah Berikan Rp15 Juta Agar Pasien Meninggal Akibat Asam Lambung Jadi Pasien Covid-19
6
Anggaran Covid-19 Membengkak dari Rp405,1 T jadi Rp677,2 Triliun, Ini Tanggapan Anggota Komisi XI DPR RI
Politik
9 jam yang lalu
Anggaran Covid-19 Membengkak dari Rp405,1 T jadi Rp677,2 Triliun, Ini Tanggapan Anggota Komisi XI DPR RI

Bima Sakti Mengenang Bek Timnas U-16 Alfin Lestaluhu: Suara Azannya Merdu Sekali

Bima Sakti Mengenang Bek Timnas U-16 Alfin Lestaluhu: Suara Azannya Merdu Sekali
Bek Timnas U-16 Alfin Farhan Lestaluhu. (bolasport)
Jum'at, 01 November 2019 15:31 WIB
JAKARTA - Dunia sepakbola Indonesia berduka karena kehilangan pemain muda berbakat, Alfin Farhan Lestaluhu. Bek Timnas U-16 itu menghembuskan napas terakhirnya, Kamis (31/10/2019).

Menurut diagnosa dokter, Alfin meninggal dunia karena encephalitis (infeksi otak) dengan hypoalbumin.

Jenazah Alfin dibawa ke Bandara Halim Perdanakusuma pada Jumat (1/11/2019), untuk kemudian dimakamkan di kampung halamannya di Tulehu, Ambon.

Alfin Lestaluhu menjadi salah satu korban gempa magnitudo 6,5, yang terjadi di Ambon pada Kamis (26/9/2019), pukul 07.39 WIB.

Dikutip dari BolaSport.com, pelatih Timnas U-16 Indonesia, Bima Sakti, tentu saja termasuk orang yang paling merasa kehilangan atas kepergian anak asuhnya asal Ambon, Maluku itu.

Bima Sakti pun membagikan kenangannya bersama Alfin Lestaluhu. ''Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Telah berpulang ke Allah SWT sdr Alfin Lestaluhu, pemain Timnas U-16,'' begitu bunyi pesan yang diterima oleh BolaSport.com dari PSSI.

Bima menangani Alfin di Timnas Indonesia yang berlaga di Piala AFF U-15 2019 pada Agustus lalu. Alfin cs meraih posisi ketiga di gelaran tersebut setelah mengalahkan Vietnam.

Bima Sakti mengunggah video aksi Alfin Lestaluhu di turnamen tersebut dengan membubuhkan caption yang panjang.

Eks pemain Timnas Indonesia itu terkenang satu kalimat yang kerap disampaikan oleh Alfin kepada dirinya.

''Pemain yang selalu tampil maksimal tanpa kenal kompromi dan selalu siap dipasang kapan saja, mau dipasang 90 menit, 45 menit, 1 menit pun,'' tulis Bima Sakti, dalam unggahannya.

'''Siap coach', itu sepenggal kata yang diucapkan Alfin ke saya dan selalu saya ingat, banyak kenangan indah di dalam dan di luar lapangan bersama Alfin. Suara azannya merdu sekali,'' tulis Bima menambahkan.

Tak hanya itu, Bima Sakti juga mengaku malu dengan dirinya sendiri saat melihat sikap Alfin Lestaluhu di dalam lapangan.

Di mata Bima, Alfin sosok pemain yang berani dan memiliki mental baja.

''Yang paling mengejutkan sewaktu adu penalti melawan Vietnam di ajang Piala AFF 2019 di Chonburi, Thailand. Begitu peluit berakhir dan dilanjutkan ke adu penalti, Alfin pemain pertama yang menghampiri saya dan berkata, 'Saya mau dan siap ambil penalti coach','' tulis Bima lagi.

''Saya dengarnya malu dan berkata dalam hati, 'Luar biasa mental anak ini''. Karena waktu saya main dulu, mohon maaf, saat tampil di final SEA Games 1997 Jakarta melawan Thailand, saya salah satu pemain yang enggak berani ambil penalti,'' ujar Bima.

Bima pun memutuskan Alfin menjadi salah satu eksekutor tendangan penalti melawan Vietnam. Sayang, sepakan penalti Alfin tak masuk.

''Walau dia gagal dan langsung meminta maaf ke saya, tanpa banyak bicara langsung saya peluk dia, 'Enggak apa-apa Alfin, terima kasih kamu sudah berani ambil penalti','' kata Bima melanjutkan.

Timnas Indonesia pun akhirnya menang 3-2 atas Vietnam pada babak adu penalti dan merengkuh posisi ketiga di Piala AFF U-15 2019.

Setelah turnamen itu, Alfin masih sempat membela Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-16 2020.

Sayang, setelah mengantar Indonesia ke Piala Asia U-16 2020, kesehatan Alfin terus menurun hingga mengembuskan napas terakhir pada pengujung Oktober kemarin. ***

Editor:hasan b
Sumber:bolasport.com
Kategori:Ragam

wwwwww