Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
Badminton
20 jam yang lalu
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
2
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
Badminton
20 jam yang lalu
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
3
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
Sepakbola
19 jam yang lalu
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
4
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
Sepakbola
19 jam yang lalu
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
5
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Sepakbola
19 jam yang lalu
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
6
Raih Gelar Ganda Putra Bersama Daniel, Rian: Sangat Senang Bisa Bawa Junior Juara
Badminton
19 jam yang lalu
Raih Gelar Ganda Putra Bersama Daniel, Rian: Sangat Senang Bisa Bawa Junior Juara

Bima Sakti Mengenang Bek Timnas U-16 Alfin Lestaluhu: Suara Azannya Merdu Sekali

Bima Sakti Mengenang Bek Timnas U-16 Alfin Lestaluhu: Suara Azannya Merdu Sekali
Bek Timnas U-16 Alfin Farhan Lestaluhu. (bolasport)
Jum'at, 01 November 2019 15:31 WIB
JAKARTA - Dunia sepakbola Indonesia berduka karena kehilangan pemain muda berbakat, Alfin Farhan Lestaluhu. Bek Timnas U-16 itu menghembuskan napas terakhirnya, Kamis (31/10/2019).

Menurut diagnosa dokter, Alfin meninggal dunia karena encephalitis (infeksi otak) dengan hypoalbumin.

Jenazah Alfin dibawa ke Bandara Halim Perdanakusuma pada Jumat (1/11/2019), untuk kemudian dimakamkan di kampung halamannya di Tulehu, Ambon.

Alfin Lestaluhu menjadi salah satu korban gempa magnitudo 6,5, yang terjadi di Ambon pada Kamis (26/9/2019), pukul 07.39 WIB.

Dikutip dari BolaSport.com, pelatih Timnas U-16 Indonesia, Bima Sakti, tentu saja termasuk orang yang paling merasa kehilangan atas kepergian anak asuhnya asal Ambon, Maluku itu.

Bima Sakti pun membagikan kenangannya bersama Alfin Lestaluhu. ''Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Telah berpulang ke Allah SWT sdr Alfin Lestaluhu, pemain Timnas U-16,'' begitu bunyi pesan yang diterima oleh BolaSport.com dari PSSI.

Bima menangani Alfin di Timnas Indonesia yang berlaga di Piala AFF U-15 2019 pada Agustus lalu. Alfin cs meraih posisi ketiga di gelaran tersebut setelah mengalahkan Vietnam.

Bima Sakti mengunggah video aksi Alfin Lestaluhu di turnamen tersebut dengan membubuhkan caption yang panjang.

Eks pemain Timnas Indonesia itu terkenang satu kalimat yang kerap disampaikan oleh Alfin kepada dirinya.

''Pemain yang selalu tampil maksimal tanpa kenal kompromi dan selalu siap dipasang kapan saja, mau dipasang 90 menit, 45 menit, 1 menit pun,'' tulis Bima Sakti, dalam unggahannya.

'''Siap coach', itu sepenggal kata yang diucapkan Alfin ke saya dan selalu saya ingat, banyak kenangan indah di dalam dan di luar lapangan bersama Alfin. Suara azannya merdu sekali,'' tulis Bima menambahkan.

Tak hanya itu, Bima Sakti juga mengaku malu dengan dirinya sendiri saat melihat sikap Alfin Lestaluhu di dalam lapangan.

Di mata Bima, Alfin sosok pemain yang berani dan memiliki mental baja.

''Yang paling mengejutkan sewaktu adu penalti melawan Vietnam di ajang Piala AFF 2019 di Chonburi, Thailand. Begitu peluit berakhir dan dilanjutkan ke adu penalti, Alfin pemain pertama yang menghampiri saya dan berkata, 'Saya mau dan siap ambil penalti coach','' tulis Bima lagi.

''Saya dengarnya malu dan berkata dalam hati, 'Luar biasa mental anak ini''. Karena waktu saya main dulu, mohon maaf, saat tampil di final SEA Games 1997 Jakarta melawan Thailand, saya salah satu pemain yang enggak berani ambil penalti,'' ujar Bima.

Bima pun memutuskan Alfin menjadi salah satu eksekutor tendangan penalti melawan Vietnam. Sayang, sepakan penalti Alfin tak masuk.

''Walau dia gagal dan langsung meminta maaf ke saya, tanpa banyak bicara langsung saya peluk dia, 'Enggak apa-apa Alfin, terima kasih kamu sudah berani ambil penalti','' kata Bima melanjutkan.

Timnas Indonesia pun akhirnya menang 3-2 atas Vietnam pada babak adu penalti dan merengkuh posisi ketiga di Piala AFF U-15 2019.

Setelah turnamen itu, Alfin masih sempat membela Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-16 2020.

Sayang, setelah mengantar Indonesia ke Piala Asia U-16 2020, kesehatan Alfin terus menurun hingga mengembuskan napas terakhir pada pengujung Oktober kemarin. ***

Editor:hasan b
Sumber:bolasport.com
Kategori:Ragam
wwwwww