Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
Badminton
21 jam yang lalu
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
2
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
Badminton
21 jam yang lalu
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
3
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
Sepakbola
20 jam yang lalu
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
4
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
Sepakbola
20 jam yang lalu
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
5
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Sepakbola
20 jam yang lalu
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
6
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini
Metropolitan
10 jam yang lalu
BMKG Prediksi Langit Jabodetabek Cerah Berawan pada Hari Ini

Berteduh di Bawah Pohon Marapalam, Siswa SD di Sumbar Tewas Disambar Petir

Berteduh di Bawah Pohon Marapalam, Siswa SD di Sumbar Tewas Disambar Petir
Ilustrasi petir menyambar. (int)
Selasa, 19 November 2019 14:12 WIB
PADANG - Nasib malang menimpa H (11), Senin (11/11/2019). Bocah warga Nagari Rabi Jonggor, Kecamatan Gunung Tuleh, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat itu, tewas setelah disambar petir.

Dikutip dari kompas.com, siswa sekolah dasar (SD) itu disambar petir ketia berteduh di bawah pohon marapalam saat turun hujan. H mengalami luka bakar pada dada hingga perut.

''Betul ada seorang bocah yang tersambar petir dan meninggal dunia,'' kata Kapolsek Gunung Tuleh Iptu Zulfikar yang dihubungi Kompas.com, Selasa (19/11/2019).

Zulfikar mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, bermula saat korban bersama teman-temannya bermain di lapangan di dekat lokasi.

Ketika datang hujan, korban berteduh di bawah pohon. Saat itulah, korban disambar petir.

Sambaran petir mengenai dada hingga perutnya yang menyebabkan luka bakar sangat serius.

''Korban tidak dapat tertolong lagi. Saat ini korban sudah dimakamkan oleh keluarga,'' kata Zulfikar.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww