Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang
Pemerintahan
20 jam yang lalu
Jokowi Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang
2
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
Politik
18 jam yang lalu
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
3
Soal Jokowi dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno
Peristiwa
19 jam yang lalu
Soal Jokowi dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno
4
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
Peristiwa
18 jam yang lalu
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
5
Kembali Tebar Teror, Teroris OPM Tembaki Polsek dan Bakar Rumah Penduduk Ilaga Papua
Hukum
20 jam yang lalu
Kembali Tebar Teror, Teroris OPM Tembaki Polsek dan Bakar Rumah Penduduk Ilaga Papua
6
Kisah Penjual Prangko Kembalikan Duit Rp 16,4 Juta yang Ia Temukan di Depan Kantor Pos
Peristiwa
19 jam yang lalu
Kisah Penjual Prangko Kembalikan Duit Rp 16,4 Juta yang Ia Temukan di Depan Kantor Pos

Berteduh di Bawah Pohon Marapalam, Siswa SD di Sumbar Tewas Disambar Petir

Berteduh di Bawah Pohon Marapalam, Siswa SD di Sumbar Tewas Disambar Petir
Ilustrasi petir menyambar. (int)
Selasa, 19 November 2019 14:12 WIB
PADANG - Nasib malang menimpa H (11), Senin (11/11/2019). Bocah warga Nagari Rabi Jonggor, Kecamatan Gunung Tuleh, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat itu, tewas setelah disambar petir.

Dikutip dari kompas.com, siswa sekolah dasar (SD) itu disambar petir ketia berteduh di bawah pohon marapalam saat turun hujan. H mengalami luka bakar pada dada hingga perut.

''Betul ada seorang bocah yang tersambar petir dan meninggal dunia,'' kata Kapolsek Gunung Tuleh Iptu Zulfikar yang dihubungi Kompas.com, Selasa (19/11/2019).

Zulfikar mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, bermula saat korban bersama teman-temannya bermain di lapangan di dekat lokasi.

Ketika datang hujan, korban berteduh di bawah pohon. Saat itulah, korban disambar petir.

Sambaran petir mengenai dada hingga perutnya yang menyebabkan luka bakar sangat serius.

''Korban tidak dapat tertolong lagi. Saat ini korban sudah dimakamkan oleh keluarga,'' kata Zulfikar.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww