Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
Politik
8 jam yang lalu
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
2
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
Umum
15 jam yang lalu
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
3
JPU KPK Sebut Imam Nahrawi Kerap Terima Uang Tidak Sah Melalui Asisten Pribadi
Hukum
16 jam yang lalu
JPU KPK Sebut Imam Nahrawi Kerap Terima Uang Tidak Sah Melalui Asisten Pribadi
4
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
Ekonomi
10 jam yang lalu
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
5
RS Bantah Berikan Rp15 Juta Agar Pasien Meninggal Akibat Asam Lambung Jadi Pasien Covid-19
Kesehatan
13 jam yang lalu
RS Bantah Berikan Rp15 Juta Agar Pasien Meninggal Akibat Asam Lambung Jadi Pasien Covid-19
6
Ketua MPR Apresiasi Polri, Gagalkan Kembali Peredaran Narkotika Jenis Sabu Hampir Setengah Ton
Hukum
11 jam yang lalu
Ketua MPR Apresiasi Polri, Gagalkan Kembali Peredaran Narkotika Jenis Sabu Hampir Setengah Ton

Berteduh di Bawah Pohon Marapalam, Siswa SD di Sumbar Tewas Disambar Petir

Berteduh di Bawah Pohon Marapalam, Siswa SD di Sumbar Tewas Disambar Petir
Ilustrasi petir menyambar. (int)
Selasa, 19 November 2019 14:12 WIB
PADANG - Nasib malang menimpa H (11), Senin (11/11/2019). Bocah warga Nagari Rabi Jonggor, Kecamatan Gunung Tuleh, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat itu, tewas setelah disambar petir.

Dikutip dari kompas.com, siswa sekolah dasar (SD) itu disambar petir ketia berteduh di bawah pohon marapalam saat turun hujan. H mengalami luka bakar pada dada hingga perut.

''Betul ada seorang bocah yang tersambar petir dan meninggal dunia,'' kata Kapolsek Gunung Tuleh Iptu Zulfikar yang dihubungi Kompas.com, Selasa (19/11/2019).

Zulfikar mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, bermula saat korban bersama teman-temannya bermain di lapangan di dekat lokasi.

Ketika datang hujan, korban berteduh di bawah pohon. Saat itulah, korban disambar petir.

Sambaran petir mengenai dada hingga perutnya yang menyebabkan luka bakar sangat serius.

''Korban tidak dapat tertolong lagi. Saat ini korban sudah dimakamkan oleh keluarga,'' kata Zulfikar.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam

wwwwww