Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
Pemerintahan
9 jam yang lalu
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
2
'Gelora Kemerdekaan 2020' dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
Politik
12 jam yang lalu
Gelora Kemerdekaan 2020 dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
3
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
Politik
11 jam yang lalu
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
4
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
Politik
11 jam yang lalu
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
5
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi
Politik
10 jam yang lalu
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi
6
Islam Kembali Dihina, Muhammadiyah Imbau Umat Muslim Tidak Terpancing
Peristiwa
11 jam yang lalu
Islam Kembali Dihina, Muhammadiyah Imbau Umat Muslim Tidak Terpancing

Gadis Indonesia Ditangkap Polisi Singapura di Hotel Gara-gara Bedak Ketiak

Gadis Indonesia Ditangkap Polisi Singapura di Hotel Gara-gara Bedak Ketiak
Sharonia Paruntu. (detik.com)
Selasa, 26 November 2019 11:24 WIB
JAKARTA - Sharonia Paruntu, gadis asal Indonesia, ditangkap dan ditahan polisi Singapura pada 10 November 2019 lalu, gara-gara bedak ketiak.

Dikutip dari detik.com yang mengutip instagram @sharoniaparuntu, Sharonia juga mengaku ia dan teman-temannya diperlakukan polisi seperti penjahat. Namun, setelah investigasi dilakukan polisi, dipastikan bahwa bubuk yang semula diduga narkoba merupakan bubuk tawas, sejenis deodoran yang terbuat dari garam mineral.

Wanita Indonesia yang tinggal di Singapura itu ditangkap polisi saat tengah merayakan pesta ulang tahun bersama teman-temannya.

Postingan Facebook ayah Sharonia, Stanley Paruntu pun jadi viral setelah menyampaikan keluhannya tentang salah penangkapan yang menimpa putrinya. Saat kejadian, Sharonia tengah menghabiskan malam di Hotel W Sentosa Singapura untuk merayakan ulang tahunnya.

''Sayang sekali putriku menghabiskan hari ulang tahunnya di penjara karena Hotel W Sentosa membuat laporan bahwa ia mengadakan pesta narkoba. Sebenarnya, yang mereka duga hanyalah bubuk deodoran,'' tulis Stanley yang telah dibagikan 6.000 lebih pengguna Facebook lainnya itu.

Sharonia pun telah menceritakan insiden tak mengenakkan yang dialaminya melalui Instagramnya. Ia dan teman-temannya telah memesan kamar di Hotel W Sentosa dari 9-10 November untuk merayakan ulang tahunnya.

Namun, pada pagi hari 10 November, Sharonia mengklaim ia dan teman-temannya dituduh oleh staf di hotel mewah itu mengadakan pesta narkoba. Insiden bermula ketika Sharonia meminta bantuan staf hotel mengenai pintu kaca yang rusak di toilet, namun salah satu staf hotel ini salah mengira beberapa bubuk putih dalam sachet yang berada di kamarnya.

Pihak Hotel W Sentosa Singapura kemudian memanggil polisi, dan Sharonia mengatakan ia menghabiskan sekitar 14 jam dikurung di Police Cantonment Complex.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Ragam

wwwwww